Tips Home Care

Biar Gak Gampang Robek, Ini 5 Tips Mencuci Hijab dan Kain Berbahan Lembut

0
Penulis: Rifa Andina
Editor: Archieva Prisyta
Ilustrasi mencuci hijab dengan cara dikucek untuk menjaga bahan supaya tidak mudah rusak ataupun robek.

TRIBUNSHOPPING.COM - Membersihkan pakaian memang gak boleh asal.

Penting untuk memerhatikan jenis kain dan panduan pencucian yang tepat.

Dapatkan deterjen pembersih pakaian berkualitas dan ampuh angkat noda, klik di sini untuk harga lebih murah.

Jika kamu mencucinya secara sembarangan, bukan tidak mungkin pakaian atau kain akan cepat rusak.

Salah satu kain yang memang perlu perawatan ektra yakni hijab.

Biasanya hijab ini lebih tipis dibanding dengan pakaian yang kita kenakan sehari-hari.

Jadi tidak heran jika hijab dengan beragam bahan ini perlu perawatan yang jauh lebih hati-hati supaya tidak mudah robek.

Selain jilbab, banyak juga pakaian seperti baju yang berbahan lembut dan butuh perawatan lebih intens.

Untukmu yang masih bingung dan takut proses pencucian salah, TribunShopping sudah merangkum beberapa tipsnya dilansir dari berbagai sumber berikut ini:

1. Hindari Mencucinya Pakai Mesin Cuci

Hindari mencuci hijab dengan mesin cuci karena bisa memicu kerusakan bahan karena gesekan dengan pakaian lain, bahkan bisa membuat bahan rapuh. (YouTube/ibaisaic)

Mencuci pakaian menggunakan mesin cuci memang terasa lebih mudah, cepat, dan praktis.

Namun, tidak semua bahan pakaian atau kain cocok dengan penggunaan mesin cuci.

Untuk mencuci jilbab atau pakaian yang cukup tipis dan lembut, disarankan tidak membersihkannya pakai mesin cuci.

Rinso plus Molto Detergen Cair dengan berbagai varian aroma dan ukuran.

Jika mencuci dengan mesin cuci sekaligus dicampur pakaian lain, dikhawatirkan jilbab akan mudah sobek karena gesekan dengan baju dan celana.

Kalau dipaksakan, maka hijab atau jilbab ini akan terlilit pakaian lain dan pada akhirnya bahan jadi molor.

Proses pencucian kasar bisa membuat bahan menjadi rapuh.

2. Cuci dengan Tangan dan Hindari Menyikatnya

Ilustrasi mencuci hijab dengan cara dikucek untuk menjaga bahan supaya tidak mudah rusak ataupun robek. (kompas.com)

Untuk bahan hijab yang tipis memang disarankan dicuci pakai tangan saja.

Mencuci dengan tangan juga membuat hijab tidak mudah kusut ataupun gampang robek.

Tapi ingat, jangan mengucek hijab terlalu keras juga.

Cukup bilas hijab dengan lembut termasuk di area yang bernoda.

Plus One Ember Plastik Air Dengan Pegangan Tanpa Tutup

Selain itu, kamu tidak disarankan untuk menyikat hijab mengingat ujung sikat yang cukup kasar dan tajam.

Menyikat hijab bisa berisiko merusak tekstur kain hijab itu sendiri.

Apabila kamu mendapati noda yang mebandel, cukup rendam pakai sabun atau air hangat saja supaya kotoran terangkat.

3. Pastikan Memilih Sabun Cuci yang Tepat

Ilustrasi penggunaan deterjen untuk mengatasi noda dan membersihkan pakaian, gunakan sabun cuci yang tepat jika ingin hijab tetap awet namun juga bersih ke berbagai sisi. (kompas.com)

Bukan hanya cara mencuci, kamu perlu memperhatikan penggunaan sabun cuci yang digunakan juga.

Disarankan untuk tidak menggunakan deterjen bubuk untuk mencuci hijab,

LIVEO Jemuran Dinding Stainless Steel dengan beragam pilihan model.

Deterjen bubuk ini lebih cocok untuk membersihkan pakaian seperti baju dan celana yang dirasa lebih tebal.

Disarankan menggunakan sabun cair saja.

Jika bahan sangat tipis, kamu bisa menggunakan opsi sampo.

4. Jemur di Tempat Sejuk

Proses penjemuran pada pakaian termasuk hijab berbahan lembut sangat berpengaruh pada kualitas bahan, oleh sebab itu pastikan kamu melakukan cara penjemuran yang tepat. (istockphoto.com)

Jika pembersihan sudah selesai, sebaiknya hijab ini segera dijemur.

Jemurlah di luar ruangan supaya pengeringan jauh lebih cepat dan maksimal ke berbagai sisi.

BINA KARYA Jemuran Baju Stainless Steel SAMUDERA

Tapi ingat, jangan langsung jemur di bawah sinar matahari karena bisa membuat warna hijab pudar.

Kamu bisa menjemurnya di area sejuk atau diangin-anginkan di luar ruangan saja.

Untuk posisi menjemur yang lebih efektif, bentangkan hijab di atas tali jemuran supaya kering sempurna.

5. Hindari Menyetrika dengan Suhu Tinggi

Hindari suhu yang terlalu tinggi saat kamu merapikan hijab supaya tidak membuat permukaan rusak dan membuat kain mudah robek atau rapuh. (idea.grid.id)

Menyetrika memang membantu merapikan hijab secara lebih mudah.

Tapi pemilihan suhu gak boleh asal.

Penggunaan suhu terlalu tinggi bisa membuat hijab kusut dan merusak benang.

PHILIPS Setrika Kering GC160/27

Atur dari temperatur paling rendah kemudian ke temperatur sedang.

Tunggu beberapa saat sambil menghaluskan supaya hijab bisa beradaptasi dengan temperatur.

Nah itu tadi beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kualitas hijab dengan baik, bisa juga kamu terapkan untuk pakaian yang berbahan super lembut guna menjaga kualitasnya.

Proses pencucian yang sembarangan bisa memperpendek masa pakai dari hijab maupaun pakaianmu.

(RIFA/TRIBUNSHOPPING.COM)

Komentar
Tulis komentar Anda...(max 1500 karakter)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Artikel Terkini

Skincare

5 Rekomendasi Body Serum BPOM yang Cocok untuk Kulit Belang, Harga Mulai 25 Ribu

Tips Kecantikan

5 Fakta Panthenol dalam Skincare, Bahan Aktif yang Bagus untuk Melembapkan Wajah

Cerita dari Kotamu Bisa Bikin Kamu Menang iPhone 15, iPad, Laptop, dan Hadiah Jutaan Rupiah!

Skincare

6 Fakta Bakuchiol dalam Skincare, Kandungan yang Aman untuk Anti Aging

Produk Fashion Wanita

35 Daftar Sarung Tangan Wanita yang Cocok Dipakai Motoran Biar Nggak Belang dan Tetap Aman