TRIBUNSHOPPING.COM - Anak-anak dengan speech delay atau keterlambatan bicara sering kali memerlukan dukungan tambahan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi mereka.
Bermain bisa menjadi salah satu cara yang efektif untuk membantu mereka, lho.
Saat bermain, anak-anak tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga berinteraksi dengan lingkungan dan orang-orang di sekitar mereka.
Mainan yang tepat dapat mendorong si kecil untuk berkomunikasi, menjelaskan ide, dan bahkan mengekspresikan perasaan mereka.
Dengan memilih mainan yang menarik dan interaktif, orang tua dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak.
Baca juga: 5 Rekomendasi Mainan Air untuk Menemani Si Kecil Waktu Mandi, Jadi Makin Seru
Berikut ini, TribunShopping akan memperkenalkan enam jenis mainan yang telah terbukti efektif dalam mendukung perkembangan anak yang mengalami speech delay:
1. Permainan Balok

Mainan balok atau mainan susun sangat bermanfaat untuk membantu anak melatih keterampilan motorik halus dan koordinasi mata-tangan.
Anak-anak bisa menumpuk balok-balok ini untuk membuat berbagai bentuk, seperti kereta api, rumah, atau bahkan bangunan tinggi.
Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat merangsang imajinasi dan kreativitas mereka saat membangun sesuatu dari berbagai bentuk.
Selain itu, saat bermain balok, orang tua bisa mengajak anak untuk bergiliran.
Ini adalah kesempatan baik untuk berbicara dan berinteraksi.
Misalnya, saat anak menumpuk balok, bunda bisa bertanya, "Balok yang mana yang mau kamu letakkan selanjutnya?"
Dengan cara ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang berbagi, tetapi juga melatih kemampuan berbicara mereka dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.
2. Lego
Lego memang mirip dengan mainan balok, tetapi biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil.
Meski begitu, Lego menawarkan banyak manfaat untuk perkembangan anak, salah satunya adalah meningkatkan kemampuan bicara.
Saat bermain Lego, anak-anak dapat belajar memberikan petunjuk kepada orang lain tentang cara menyusun potongan-potongan tersebut.
Ini mendorong mereka untuk menggunakan kata-kata dan menjelaskan ide-ide mereka.
Di sisi lain, anak juga melatih kemampuan mendengarkan dan memahami percakapan ketika mereka mengikuti instruksi dari orang lain.
Aktivitas ini bukan hanya seru, tetapi juga membantu anak-anak dalam berkomunikasi dengan lebih baik.
3. Puzzle

Puzzle dengan berbagai tema sangat membantu dalam menambah kosakata anak, terutama bagi mereka yang mengalami keterlambatan bicara.
Saat bunda bermain menyusun puzzle bersama anak, bunda bisa menyebutkan berbagai gambar yang ada, seperti hewan, tumbuhan, kendaraan, atau karakter kesukaan mereka.
Selain itu, dorong anak untuk menceritakan atau menyebutkan gambar dan tema yang mereka susun.
Aktivitas ini tidak hanya membuat permainan lebih interaktif, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak untuk berlatih berbicara dan memperluas kosakata mereka dengan cara yang menyenangkan.
Dengan bermain bersama, anak akan lebih termotivasi untuk berbicara dan berkomunikasi.
Baca juga: 40 Daftar Produk Mainan Edukasi Anak dari Winfun Indonesia, Bisa Bantu Tumbuh Kembang Si Kecil
4. Buku Cerita
Buku cerita sederhana atau buku lagu anak adalah aktivitas yang sangat baik untuk anak-anak.
Penting untuk memilih buku yang menarik bagi mereka agar mereka lebih terlibat.
Saat membaca, cobalah untuk menggunakan variasi nada suara agar lebih menarik bagi pendengar cilik.
Tunjuk gambar sambil mengucapkan kata-kata yang berbeda, buat efek suara, dan lakukan berbagai gerakan tangan.
Dengan cara ini, cerita dari buku akan terasa lebih hidup dan bermakna bagi anak-anak, serta membantu mereka belajar sambil bersenang-senang.
Aktivitas ini juga mendorong mereka untuk berinteraksi dan berkomunikasi lebih baik.
5. Boneka Tangan

Anak-anak biasanya sangat menyukai boneka tangan, lho.
Dengan menggunakan boneka ini, bunda dapat bercerita dan menjadikannya sebagai tokoh dalam cerita tersebut.
Ini adalah cara yang bagus untuk mengajarkan kata-kata baru, terutama bagi anak-anak dengan speech delay.
Jika anak bunda termasuk yang sensitif atau pemalu, boneka tangan bisa menjadi alat yang membantu mereka berlatih berbicara.
Berbicara dengan boneka mungkin terasa lebih nyaman dan tidak menegangkan dibandingkan berbicara langsung dengan orang lain.
Anak bunda bisa berlatih bergantian berbicara dengan boneka, mirip seperti saat berkomunikasi dengan teman.
Dengan cara ini, mereka bisa merasa lebih percaya diri dan lebih siap untuk berbicara dengan orang lain.
6. Balon
Balon adalah mainan yang sangat murah tetapi efektif untuk anak-anak, terutama dalam melatih mereka berbicara secara sederhana.
Saat bermain dengan balon, bunda bisa mencoba memompa atau meniup balon bersama-sama, sambil menyebutkan apakah balon itu “besar” atau “kecil.”
Selain itu, balon juga merupakan cara yang menyenangkan untuk memperkenalkan berbagai warna kepada anak.
Yang terpenting, bunda bisa memberikan instruksi satu hingga dua langkah kepada mereka, seperti “Tolong ambil balon merah” atau “Sekarang kita tiup balon.”
Aktivitas ini dapat meningkatkan perhatian dan keterampilan mendengarkan anak, sekaligus membuat bermain menjadi lebih interaktif dan edukatif.
Nah, itulah enam jenis mainan anak yang bisa membantu stimulasi dan tumbuh kembang si kecil yang mengalami speech delay.
*Sebagai catatan, harga yang tertera dalam artikel ini dikutip per tanggal 29 Oktober 2024 dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(PRAMANUHARAOEE/TRIBUNSHOPPING.COM)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!