zoom-inlihat foto
Cara Aman Mengatasi Perut Kembung pada Bayi, Ketahui Penyebabnya
shopee.id
Ilustrasi cara mengatasi perut kembung pada bayi 

TRIBUNSHOPPING.COM - Perut kembung merupakan kondisi umum yang sering dialami oleh bayi baru lahir. 

Meski tampak sepele, perut kembung pada bayi bisa menjadi sumber ketidaknyamanan yang cukup mengganggu. 

Bayi yang belum bisa mengungkapkan rasa tidak nyamannya dengan kata-kata, biasanya menunjukkan gejala seperti menangis terus-menerus, rewel, atau sulit tidur. 

Banyak orang tua mungkin menganggap kondisi ini wajar dan akan hilang dengan sendirinya.

Baca juga: Perut Kembung Tak Kunjung Sembuh? Mungkin Ini Penyebabnya

Namun, jika perut kembung dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan yang tepat, hal ini bisa berdampak pada kondisi kesehatan bayi secara keseluruhan.

Dalam beberapa kasus, perut kembung yang berkepanjangan dapat memengaruhi pola makan, kualitas tidur, bahkan berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan yang lebih serius.

Karena sistem pencernaan bayi masih dalam tahap berkembang, tubuh mereka lebih sensitif terhadap berbagai perubahan dan gangguan kecil sekalipun. 

Itulah mengapa penting bagi orang tua untuk lebih waspada terhadap tanda-tanda kembung, serta memahami penyebab dan cara mengatasinya secara bijak.

Oleh sebab itu, berikut ini Tribunshopping.com akan memberikan tips mengatasi perut kembung pada bayi.

1. Menyendawakan bayi setelah menyusu

Ilustrasi menyendawakan bayi setelah menyusu
Ilustrasi menyendawakan bayi setelah menyusu (istockphoto.com)
2 dari 4 halaman

Ini adalah langkah paling dasar dan penting. 

Saat menyusu, bayi bisa menelan udara tanpa sengaja, terutama jika posisi menyusu tidak tepat. 

Sendawakan bayi setiap kali selesai menyusu, atau di sela-sela menyusu jika perlu. 
Caranya, gendong bayi dalam posisi tegak dan tepuk punggungnya dengan lembut sampai ia bersendawa. 

Ini membantu mengeluarkan udara yang tertelan dan mencegah gas menumpuk dalam perut.

2. Perhatikan posisi saat menyusui

Omiland Bantal Ibu Menyusui/Busui Bayi Bulat+Bantal Lengan Alpaca Series - OB31201
Omiland Bantal Ibu Menyusui/Busui Bayi Bulat+Bantal Lengan Alpaca Series - OB31201 (shopee.id)

Pastikan kepala bayi lebih tinggi dari perut ketika menyusu. 

Posisi ini membantu susu mengalir dengan lancar dan mengurangi kemungkinan udara ikut masuk. 

Jika menyusu menggunakan botol, pastikan dot botol terisi penuh susu tanpa ada gelembung udara, dan gunakan botol anti-kolik bila perlu.

https://cdn-2.tstatic.net/shopping/foto/bank/images/Omiland-Bantal-Ibu-MenyusuiBusui-Bayi-BulatBantal-Lengan-Alpaca-Series-OB312011.jpghttps://cdn-2.tstatic.net/shopping/foto/bank/images/Omiland-Bantal-Ibu-MenyusuiBusui-Bayi-BulatBantal-Lengan-Alpaca-Series-OB312012.jpghttps://cdn-2.tstatic.net/shopping/foto/bank/images/Omiland-Bantal-Ibu-MenyusuiBusui-Bayi-BulatBantal-Lengan-Alpaca-Series-OB31201.jpg

Omiland Bantal Ibu Menyusui/Busui Bayi Bulat+Bantal Lengan Alpaca Series - OB31201

 
(5/5)

3. Pijat perut secara lembut

Loluna Baby Calming Cream - Krim Wangi Menenangkan untuk Bayi dan Anak
Loluna Baby Calming Cream - Krim Wangi Menenangkan untuk Bayi dan Anak (shopee.id)

Pijatan ringan pada perut bayi bisa membantu meredakan kembung dan melancarkan pencernaan. 

3 dari 4 halaman

Gunakan minyak telon atau minyak bayi, lalu pijat perut bayi dengan gerakan memutar searah jarum jam. 

Pijatan ini bisa dilakukan 2–3 kali sehari, terutama saat bayi tampak rewel karena kembung.

Baca juga: Tips Mengatasi Perut Kembung saat Puasa, Salah Satunya Biasakan Makan Perlahan

4. Gerakan kaki seperti mengayuh sepeda

Ilustrasi pijat bayi mengayuh sepeda untuk mengatasi perut kembung
Ilustrasi pijat bayi mengayuh sepeda untuk mengatasi perut kembung (shopee.id)

Letakkan bayi di posisi telentang, kemudian gerakkan kedua kakinya secara bergantian seperti sedang mengayuh sepeda. 

Gerakan ini membantu merangsang keluarnya gas dari perut melalui saluran pencernaan secara alami. 

Lakukan perlahan dan pastikan bayi merasa nyaman saat melakukannya.

5. Mandikan dengan air hangat

Ilustrasi bayi mandi menggunakan air hangat untuk mengatasi perut kembung
Ilustrasi bayi mandi menggunakan air hangat untuk mengatasi perut kembung (pexels.com)

Air hangat dapat membantu merilekskan otot-otot bayi dan memperlancar sirkulasi gas di dalam perut. 

Selain mandi, mengompres perut bayi dengan kain hangat juga bisa menjadi alternatif yang efektif untuk meredakan kembung.

6. Gunakan pakaian longgar dan nyaman

Cuit Kana Setelan Anak Bayi 0 - 2 Tahun Kaos Tangan Panjang
Cuit Kana Setelan Anak Bayi 0 - 2 Tahun Kaos Tangan Panjang (shopee.id)
4 dari 4 halaman

Pilih pakaian yang longgar dan berbahan lembut untuk bayi. 

Hindari pakaian yang ketat di area perut, karena dapat menekan gas dan memperparah rasa tidak nyaman akibat kembung.

7. Perhatikan pola makan ibu (jika menyusui)

Ilustrasi pola makan ibu menyusui mengatasi perut kembung pada bayi
Ilustrasi pola makan ibu menyusui mengatasi perut kembung pada bayi (pinterest.com)

Untuk ibu menyusui, penting memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. 

Beberapa makanan seperti kacang-kacangan, kubis, brokoli, atau makanan pedas dan bersantan bisa memicu gas berlebih yang tersalurkan ke bayi melalui ASI.

Jika perut kembung pada bayi tidak kunjung membaik, disertai demam, muntah, atau perut tampak membesar dan keras, segera konsultasikan ke dokter. 

Penanganan yang cepat dan tepat akan membantu menjaga kenyamanan dan kesehatan bayi secara keseluruhan.

Lalu, apa penyebab dari perut kembung yang sering dialami bayi.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan perut kembung pada bayi, sebagian besar berkaitan dengan sistem pencernaan mereka yang masih belum matang. Berikut ini adalah beberapa penyebab utama perut kembung pada bayi:

1. Menelan udara saat menyusu

Ilustrasi menyendawakan bayi agar tidak kembung
Ilustrasi menyendawakan bayi agar tidak kembung (freepik)

Salah satu penyebab paling umum adalah udara yang tertelan saat bayi menyusu, baik melalui ASI langsung maupun botol. 

Hal ini biasanya terjadi jika posisi menyusui kurang tepat atau jika aliran susu terlalu cepat atau terlalu lambat.

https://cdn-2.tstatic.net/shopping/foto/bank/images/Cuit-Kana-Setelan-Anak-Bayi-0-2-Tahun-Kaos-Tangan-Panjang1.jpghttps://cdn-2.tstatic.net/shopping/foto/bank/images/Cuit-Kana-Setelan-Anak-Bayi-0-2-Tahun-Kaos-Tangan-Panjang2.jpghttps://cdn-2.tstatic.net/shopping/foto/bank/images/Cuit-Kana-Setelan-Anak-Bayi-0-2-Tahun-Kaos-Tangan-Panjang.jpg

Cuit Kana Setelan Anak Bayi 0 - 2 Tahun Kaos Tangan Panjang

 
(3/5)

2. Terlalu sering menangis

Ilustrasi bayi sering menangis jadi penyebab kembung
Ilustrasi bayi sering menangis jadi penyebab kembung (kompas.com)

Ketika bayi menangis dalam waktu lama, ia bisa menelan banyak udara. 

Udara tersebut dapat terjebak di dalam saluran pencernaan dan menyebabkan rasa kembung.

3. Sistem pencernaan yang belum matang

Ilustrasi organ bayi belum sempurna menjadi penyebab perut kembung
Ilustrasi organ bayi belum sempurna menjadi penyebab perut kembung (Nakita)

Bayi baru lahir memiliki sistem pencernaan yang belum berkembang sempurna. 

Proses pengolahan makanan dan pengeluaran gas belum berjalan optimal, sehingga gas bisa menumpuk di perut.

https://cdn-2.tstatic.net/shopping/foto/bank/images/NUTIVER-PREMIUM-VCO-Virgin-Coconut-OIL-500ml.jpghttps://cdn-2.tstatic.net/shopping/foto/bank/images/NUTIVER-PREMIUM-VCO-Virgin-Coconut-OIL-500ml1.jpghttps://cdn-2.tstatic.net/shopping/foto/bank/images/NUTIVER-PREMIUM-VCO-Virgin-Coconut-OIL-500ml2.jpg

NUTIVER EXTRA VIRGIN COCONUT OIL | MINYAK KELAPA VCO 500 ML

 
(5/5)

4. Pola makan ibu (jika menyusui)

Ilustrasi pola makan ibu berpengaruh pada penyebab perut kembung bayi
Ilustrasi pola makan ibu berpengaruh pada penyebab perut kembung bayi (kompas.com)

Bayi yang mendapatkan ASI bisa mengalami kembung akibat makanan yang dikonsumsi ibu.

Makanan seperti kubis, brokoli, kacang-kacangan, dan makanan pedas bisa menyebabkan produksi gas berlebih yang kemudian tersalurkan melalui ASI.

5. Intoleransi laktosa atau alergi susu

Ilustrasi bayi minum susu
Ilustrasi bayi minum susu (Unsplash)

Pada sebagian bayi, intoleransi terhadap laktosa atau protein susu sapi bisa menyebabkan gangguan pencernaan, salah satunya kembung. 

Hal ini bisa terjadi baik pada bayi yang menyusui maupun yang mengonsumsi susu formula.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Perut Kembung dan Mual Pakai Bahan Alami Tanpa Obat Kimia

Itulah tadi penjelasan mengenai perut kembung pada bayi, lengkap dengan cara aman mengatasinya.

Dengan demikian, sebagai orang tua sebaiknya melakukan pencegahan agar bayi tidak mengalami perut kembung.

Cek Artikel dan Berita lainnya di

Google News

(Cynthiap/Tribunshopping.com)

Selanjutnya

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

7 Cara Mengatasi Perut Kembung dan Mual Pakai Bahan Alami Tanpa Obat Kimia

7 Cara Mengatasi Perut Kembung dan Mual Pakai Bahan Alami Tanpa Obat Kimia

Perut kembung dan mual bisa diatasi dengan mengkonsumsi buah-buahan berikut, tentunya mudah didapat dan bebasa dari obat-obatan.

Tips Mengatasi Perut Kembung saat Puasa, Salah Satunya Biasakan Makan Perlahan

Tips Mengatasi Perut Kembung saat Puasa, Salah Satunya Biasakan Makan Perlahan

Perut kembung saat puasa dapat kamu cegah dengan menerapkan beberapa tips berikut ini, salah satunya makan secara perlahan dan tidak buru-buru.

Artikel Populer

Review Lengkap Moell Diaper Rash Advanced: Manfaat, Kelebihan, hingga Kekurangan

Review Lengkap Moell Diaper Rash Advanced: Manfaat, Kelebihan, hingga Kekurangan

Produk ini khusus diformulasikan untuk meredakan sekaligus mencegah ruam popok dengan kandungan yang lembut untuk kulit sensitif bayi

6 Tips Mengatasi Ruam Popok Secara Alami yang Aman dan Efektif

6 Tips Mengatasi Ruam Popok Secara Alami yang Aman dan Efektif

Penyebab ruam popok pun beragam, mulai dari kelembapan berlebih, gesekan popok, hingga kontak dengan urine dan feses dalam waktu lama

Review Lengkap Dr BeeMed Bee Gentle Moisturizing Body Lotion untuk Bumil dan Busui

Review Lengkap Dr BeeMed Bee Gentle Moisturizing Body Lotion untuk Bumil dan Busui

Lotion ini diformulasikan untuk membantu menjaga kelembapan alami kulit sekaligus menutrisi tanpa menimbulkan iritasi

Review Lengkap Exper Boost VitKids Gummy Multivitamin: Manfaat hingga Kelebihan

Review Lengkap Exper Boost VitKids Gummy Multivitamin: Manfaat hingga Kelebihan

Multivitamin anak 3 tahun ini dikembangkan oleh Dokter Anak untuk membantu melengkapi nutrisi harian anak

Review Lengkap GENTLY Baby Physical Sunscreen Serum: Manfaat, Kelebihan, Kekurangan

Review Lengkap GENTLY Baby Physical Sunscreen Serum: Manfaat, Kelebihan, Kekurangan

Sunscreen ini sweatproof dan waterproof hingga 80 menit sehingga cocok digunakan untuk aktivitas si Kecil

Review Lengkap Tropee Bebe Eyebrow Serum: Formula Aman untuk si Kecil

Review Lengkap Tropee Bebe Eyebrow Serum: Formula Aman untuk si Kecil

Produk ini punya formula yang ringan, minim resiko iritasi, dan sudah berlabel BPOM serta Halal

Review Lengkap Tropee Bebe Hair Lotion Series: Manfaat, Kelebihan, hingga Kekurangan

Review Lengkap Tropee Bebe Hair Lotion Series: Manfaat, Kelebihan, hingga Kekurangan

Hair Lotion ini diklaim mampu membantu mengurangi kusut, membuat rambut lebih halus, sekaligus memberikan sensasi wangi yang disukai anak-anak

Review Lengkap Expert Care Daily Diaper Cream: Manfaat, Kelebihan, hingga Kekurangan

Review Lengkap Expert Care Daily Diaper Cream: Manfaat, Kelebihan, hingga Kekurangan

Expert Care Daily Diaper Cream hadir sebagai salah satu produk yang semakin populer karena klaimnya yang lembut, aman untuk newborn