TRIBUNSHOPPING.COM - Air Conditioner (AC) yang terasa kurang dingin sering kali langsung dikaitkan dengan freon habis atau rusak.
Padahal, dalam banyak kasus, penyebab utamanya hanyalah filter AC yang kotor dan jarang dibersihkan.
Membersihkan filter AC mungkin terlihat sepele, tetapi kebiasaan ini memiliki dampak besar terhadap kenyamanan, kesehatan, dan pengeluaran listrik bulanan.
Sayangnya, masih banyak orang baru menyadarinya setelah AC mulai bermasalah.
Sebelum semakin terlambat, kamu perlu mengenali tanda-tanda yang menunjukkan filter AC harus segera dibersihkan.
Baca juga: Tips dan Trik Pakai AC agar Tagihan Listrik Rumah Tidak Melonjak Drastis
10 Pertanda Filter AC Perlu Dibersihkan
Berikut ini adalah sejumlah hal yang bisa menjadi pertanda bahwa filter AC rumahmu perlu dibersihkan dengan sesegera mungkin agar tidak menyebabkan kerusakan.
1. AC Terasa Kurang Dingin
Tanda paling umum dari filter AC yang kotor yaitu udara yang keluar tidak lagi dingin, meskipun suhu sudah diatur rendah.
Filter yang dipenuhi debu akan menghambat aliran udara yang seharusnya masuk ke evaporator.
Akibatnya, proses penyerapan panas dari ruangan menjadi tidak optimal.
AC tetap menyala dan bekerja, namun hasil pendinginannya menurun drastis.
Banyak orang keliru mengira freon habis, padahal penyebabnya hanya filter yang kotor.
2. Hembusan Angin Melemah
Filter AC berfungsi sebagai penyaring udara sebelum udara masuk ke sistem pendingin.
Saat filter dipenuhi debu, rambut, dan kotoran, aliran udara terhambat. Hal itu membuat hembusan angin dari AC terasa lemah meskipun kipas berputar normal.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut memaksa kipas bekerja lebih keras, sehingga bisa memperpendek umur motor kipas.
Baca juga: 5 Rekomendasi Toko Elektronik Terlengkap dan Termurah di Jakarta Utara
3. Bau Tidak Sedap
Jika AC mulai mengeluarkan bau apek, lembap, atau tidak sedap, ini merupakan tanda kuat bahwa filter sudah kotor.
Debu yang menumpuk dan bercampur dengan kelembapan menciptakan lingkungan ideal bagi jamur dan bakteri.
Ketika AC dinyalakan, mikroorganisme ini ikut tersebar ke udara ruangan.
Selain tidak nyaman, bau ini juga berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan.
4. Debu Cepat Menumpuk di Dalam Ruangan
Apabila setelah AC dinyalakan debu di ruangan justru semakin cepat menumpuk, hal ini bisa disebabkan oleh filter AC yang sudah terlalu kotor atau tidak berfungsi dengan baik.
Filter yang seharusnya menahan partikel debu malah gagal menyaring udara.
Akibatnya, debu kembali beredar dan keluar bersama hembusan AC, membuat ruangan terasa kotor meskipun sering dibersihkan.
Baca juga: Review Lengkap AC Portable Midea 1 PK MPF2: Kelebihan hingga Kekurangan
5. AC Menyala Lebih Lama dari Biasanya
Filter yang kotor membuat kinerja AC tidak efisien.
Untuk mencapai suhu yang diinginkan, AC harus bekerja lebih lama dan lebih keras.
Kompresor tidak berhenti sesuai siklus normal karena suhu ruangan tidak cepat turun.
Kondisi ini tak hanya tanda filter perlu dibersihkan, tapi juga peringatan bahwa AC sedang dipaksa bekerja di luar kondisi ideal.
6. Tagihan Listrik Meningkat
Salah satu dampak nyata dari filter AC yang kotor yakni kenaikan konsumsi listrik.
Karena aliran udara terhambat, AC membutuhkan energi lebih besar untuk mendinginkan ruangan.
Kompresor dan kipas bekerja lebih lama, sehingga daya listrik yang digunakan meningkat.
Apabila tagihan listrik rumahmu tiba-tiba naik tanpa perubahan pola pemakaian, filter AC kotor patut dicurigai sebagai penyebab utama.
Baca juga: Review Lengkap AC Polytron Smart Neuva Pro 05VZSI Harga Rp 2 Jutaan: Kelebihan dan Kekurangan
7. Muncul Suara Tidak Biasa dari AC
Filter yang kotor bisa menimbulkan suara AC menjadi lebih bising dari biasanya.
Aliran udara yang tidak lancar dapat menimbulkan bunyi mendengung, desisan, atau getaran.
Dalam beberapa kasus, debu yang menumpuk bisa mempengaruhi keseimbangan aliran udara di dalam unit, sehingga komponen bekerja tidak stabil.
Hal Ini menjadi sinyal bahwa AC membutuhkan perawatan segera.
8. Alami Gangguan Pernapasan
Jika penghuni ruangan sering mengalami bersin, batuk, hidung tersumbat, atau mata gatal saat AC menyala, kemungkinan besar filter sudah kotor.
Filter yang tidak dibersihkan secara rutin akan menjadi tempat berkumpulnya alergen seperti debu, serbuk sari, dan jamur.
Saat AC dinyalakan, partikel-partikel ini tersebar ke udara dan terhirup oleh penghuni ruangan, sehingga memicu gangguan kesehatan.
Baca juga: Wajib Dihindari, Ini 9 Kesalahan Sepele yang Bikin Mesin Cuci Cepat Rusak
9. Terlihat Kotor
Tanda paling sederhana tetapi sering diabaikan adalah filter terlihat kotor ketika diperiksa langsung.
Apabila setelah membuka cover AC filter tampak berwarna abu-abu, hitam, atau dipenuhi debu tebal, itu berarti filter sudah jauh melewati batas kebersihan.
Idealnya, filter masih terlihat bersih atau hanya sedikit berdebu.
Pemeriksaan visual ini sebaiknya dilakukan secara rutin, minimal dua minggu sekali.
10. AC Lebih Cepat Panas dan Sering Mati-Nyala
Filter yang kotor bisa menyebabkan overheating pada sistem AC karena aliran udara tidak mencukupi untuk mendinginkan komponen internal.
Akibatnya, AC menjadi sering mati dan menyala sendiri (auto cut-off) sebagai mekanisme perlindungan.
Apabila dibiarkan, kondisi ini bisa merusak kompresor dan komponen penting lainnya.
Filter AC yang kotor bukan hanya masalah kebersihan, melainkan juga berdampak besar pada kinerja, konsumsi listrik, dan kesehatan.
Tanda-tanda seperti AC kurang dingin, angin lemah, bau tidak sedap, hingga meningkatnya tagihan listrik merupakan peringatan bahwa filter harus segera dibersihkan.
Membersihkan filter secara rutin sekitar setiap 2 - 4 minggu merupakan langkah sederhana tapi sangat efektif untuk menjaga AC tetap awet, hemat energi, dan menghasilkan udara yang sehat.
Dengan mengenali tanda-tanda tersebut di atas sejak dini, kamu bisa mencegah kerusakan yang lebih serius dan menjaga kenyamanan ruangan secara optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TribunShopping.com/Nina Yuniar)




Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!