TRIBUNSHOPPING.COM - Ingin rumah sejuk dan dingin dengan bantuan Air Conditioner (AC) tanpa membuat boros listrik? Kamu patut menyimak tips dan trik penggunaan hemat AC berikut ini!
AC telah menjadi kebutuhan penting di banyak rumah, terutama di daerah beriklim tropis atau panas seperti Indonesia.
Namun, penggunaan AC yang tidak bijak bisa menyebabkan tagihan listrik melonjak drastis.
Banyak orang merasa AC menjadi penyebab utama boros listrik, padahal dengan pengaturan dan kebiasaan yang tepat, pendingin ruangan elektronik ini bisa digunakan secara lebih hemat tanpa mengorbankan kenyamanan.
Tips & Trik Pakai AC dengan Hemat
Berikut ini adalah sejumlah tips dan trik yang bisa kamu terapkan agar penggunaan AC lebih efisien tanpa membuat tagihan rumah naik drastis:
1. Atur Suhu AC Secara Ideal
Salah satu kesalahan paling umum yakni mengatur suhu AC terlalu rendah.
Suhu ideal AC untuk kenyamanan sekaligus efisiensi energi adalah 24–26 derajat Celsius. Setiap penurunan 1 derajat dari suhu ideal bisa meningkatkan konsumsi listrik hingga sekitar 5–10 persen.
Mengatur suhu terlalu dingin tidak hanya boros listrik, namun juga kurang baik bagi kesehatan.
Baca juga: Tips Atasi AC yang Tidak Dingin Sendiri Tanpa Bantuan Tukang Servis
2. Gunakan Mode yang Tepat
AC modern biasanya dilengkapi berbagai mode seperti cool, dry, fan, dan eco.
Gunakan mode eco atau energy saving jika tersedia, karena mode ini dirancang untuk mengurangi konsumsi listrik.
Mode dry juga efektif digunakan ketika udara lembap, karena dapat membantu mengurangi kelembapan tanpa harus mendinginkan ruangan secara berlebihan.
3. Pastikan Ruangan Tertutup Rapat
Agar AC bekerja optimal, pastikan pintu dan jendela tertutup rapat saat AC menyala.
Celah udara yang terbuka akan membuat udara dingin keluar dan udara panas masuk, sehingga AC harus bekerja lebih keras.
Gunakan gorden atau tirai tebal untuk menghalangi panas matahari masuk, terutama pada siang hari.
Baca juga: Tips Membersihkan AC yang Mudah agar Awet dan Tetap Dingin
4. Rutin Membersihkan AC
Filter AC yang kotor bisa menghambat aliran udara dan membuat AC bekerja lebih berat, yang berarti konsumsi listrik meningkat.
Idealnya, filter AC dibersihkan setiap 2–4 minggu, tergantung frekuensi pemakaian.
Selain itu, lakukan servis AC secara berkala (sekitar 3–6 bulan sekali) untuk memastikan semua komponen bekerja dengan efisien.
5. Sesuaikan Kapasitas AC dengan Ukuran Ruangan
Menggunakan AC dengan kapasitas (PK) yang tidak sesuai dengan ukuran ruangan akan membuat penggunaan listrik menjadi tidak efisien.
AC yang terlalu kecil akan bekerja terus-menerus tanpa mencapai suhu yang diinginkan, sementara AC yang terlalu besar akan boros energi.
Pastikan memilih kapasitas AC yang sesuai dengan luas dan fungsi ruangan.
Baca juga: 5 Rekomendasi AC Low Watt Harga di Bawah Rp 3 Juta, Rumah Sejuk tapi Tetap Hemat Listrik
6. Manfaatkan Timer dan Sleep Mode
Fitur timer dan sleep mode sangat berguna untuk menghemat listrik, terutama saat tidur malam.
Dengan timer, AC dapat mati otomatis setelah beberapa jam, sementara sleep mode akan menyesuaikan suhu secara bertahap agar tetap nyaman tanpa konsumsi daya berlebih.
Kebiasaan membiarkan AC menyala sepanjang malam tanpa pengaturan bisa menyebabkan pemborosan energi.
7. Gunakan Kipas Angin sebagai Pendukung
Mengombinasikan AC dengan kipas angin dapat membantu menyebarkan udara dingin secara merata ke seluruh ruangan.
Dengan begitu, kamu dapat menaikkan suhu AC 1–2 derajat tanpa mengurangi rasa sejuk.
Cara ini cukup efektif untuk menghemat listrik karena kipas angin menggunakan daya jauh lebih kecil dibanding AC.
Baca juga: 10 Tips Cegah Korsleting Listrik untuk Hindari Risiko Kebakaran Rumah
8. Matikan AC Saat Tidak Digunakan
Kebiasaan meninggalkan AC menyala saat ruangan kosong merupakan pemborosan besar.
Biasakan mematikan AC ketika keluar ruangan, meskipun hanya sebentar.
Jika sering lupa, pertimbangkan menggunakan AC pintar (smart AC) atau colokan pintar yang bisa dikontrol melalui ponsel.
9. Pilih AC Hemat Energi
Saat membeli AC baru, perhatikan label hemat energi atau teknologi inverter.
AC inverter memang biasanya lebih mahal di awal, namun jauh lebih hemat listrik dalam jangka panjang karena mampu menyesuaikan kerja kompresor sesuai kebutuhan suhu ruangan.
Baca juga: Tips Memilih Jenis Lampu sesuai Ruangan Rumah agar Hemat Listrik
10. Kurangi Sumber Panas di Dalam Ruangan
Peralatan elektronik seperti lampu pijar, oven, atau komputer dapat menghasilkan panas tambahan yang membuat AC bekerja lebih keras.
Gunakan lampu LED yang lebih hemat energi dan minim panas, serta matikan peralatan elektronik yang tidak diperlukan.
Menghemat listrik dari penggunaan AC bukan berarti harus mengorbankan kenyamanan.
Dengan pengaturan suhu yang tepat, perawatan rutin, pemanfaatan fitur AC secara maksimal, serta kebiasaan penggunaan yang bijak, tagihan listrik dapat ditekan secara signifikan.
Selain menguntungkan secara finansial, penggunaan AC yang efisien juga membantu mengurangi konsumsi energi dan lebih ramah lingkungan.
Terapkan tips dan trik di atas secara konsisten agar rumah kamu tetap sejuk tanpa membuat dompet “kepanasan”.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TribunShopping.com/Nina Yuniar)




Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!