TRIBUNSHOPPING.COM - Mencuci muka setiap hari adalah salah satu step terpenting dalam rangkaian perawatan wajah.
Melakukan hal ini akan menghilangkan kotoran seperti debu, polusi, dan bakteri sehingga kulit kembali bersih dan segar.
Namun dengan banyaknya informasi yang simpang siur tentang mencuci muka, kamu mungkin menjadi bingung.
Berapa kali kamu harus cuci muka setiap hari? Produk apa yang harus digunakan yang sesuai jenis kulit?
Baca juga: 7 Risiko Jika Kamu Malas Mencuci Muka Sebelum Tidur, Bisa Bikin Kulit Wajahmu Kusam
Atau mungkin cuci muka pakai air dingin atau air hangat?
Nah, berikut ini TribunShopping.com akan membahas apakah air dingin atau air hangat yang lebih baik untuk kulit.
Air Dingin dan Kulit
Mencuci dengan air dingin berdampak positif pada kulit.
Salah satu manfaat potensial mencuci wajah dengan air dingin adalah untuk pencegahan jerawat.
Menurut ahli kecantikan, air panas menghilangkan minyak yang dapat menyebabkan jerawat.
Akibatnya, hal ini dapat memicu kulit memproduksi lebih banyak lagi.
Air dingin dapat berfungsi dengan baik dalam mengatur kadar minyak.
Selain itu, air dingin juga mungkin lebih baik untuk kondisi kulit tertentu, seperti rosacea.
Air panas menyebabkan pembuluh darah semakin membesar sehingga membuat kulit tampak lebih merah.
Manfaat Air Dingin untuk Kulit
Air dingin bisa sangat bermanfaat untuk kulit kering atau rentan berjerawat.
Jika kamu memiliki kulit kering kronis, air panas dapat menghilangkan kadar sebum (minyak) dan memperburuk masalah.
Jadi air dingin adalah alternatif yang baik.
Hal ini bermanfaat bagi kulit karena beberapa alasan, salah satunya yaitu mengecilkan tampilan pori-pori.
Ada pula beberapa manfaat kesehatan dari mandi air dingin, yaitu mandi dengan suhu air di bawah 21 derajat celsius.
Beberapa manfaat mandi air dingin yakni peningkatan sirkulasi, peningkatan endorfin, dan peningkatan metabolisme.
Baca juga: Hindari 5 Kebiasaan Ini agar Sabun Cuci Muka Bekerja Maksimal
Kekurangan Air Dingin
Ada beberapa kelemahan menggunakan air dingin pada wajah dan kulitmu.
Karena air dingin mengencangkan pori-porimu, bakteri dan kotoran dapat terperangkap dan tidak dapat dibersihkan semudah menggunakan air hangat.
Ahli kecantikan merekomendasikan untuk mencuci muka dengan air hangat terlebih dahulu sebagai cara untuk menghilangkan riasan dan polutan sepanjang hari.
Kemudian, akhiri dengan bilas air dingin untuk mengencangkan pori-pori dan melancarkan sirkulasi darah agar kulit sehat dan bersinar.
Air Dingin vs Air Hangat
Kira-kira berapa suhu air yang akan digunakan pada wajah?
Nah, mencuci muka dengan air dingin meningkatkan aliran darah.
Berdasarkan riset, hal ini bermula dari paparan dingin yang mengirimkan aliran darah ke area kulit yang mengalami masalah.
Peningkatan aliran darah memberikan kulit perlindungan yang lebih baik dari radikal bebas, seperti polusi, dan dapat membuat kulitmu lebih sehat dan terawat.
Karena minyak yang berlebihan tidak larut dalam air dingin, wajahmu tidak akan sebersih seharusnya.
Hal ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan berjerawat.
Ahli perawatan kulit menyebut bahwa banyak bahan pembersih dalam produk perawatan kulit dirancang untuk digunakan dengan air hangat.
Nah, mencuci wajah dengan air hangat mungkin yang terbaik.
Hal ini karena air hangat membantu mengencangkan pori-pori, sedangkan air dingin mengurangi bengkak.
Banyak ahli kulit dan kecantikan merekomendasikan untuk mencuci muka dengan air hangat.
Mencuci wajah dengan air hangat adalah jalan tengah yang sempurna untuk semua jenis kulit, karena air panas menghilangkan minyak pelindung pada kulit.
Manfaat lain dari mencuci muka dengan air hangat adalah memungkinkan penyerapan produk perawatan kulit lebih baik.
Namun perlu diingat bahwa kamu berisiko merusak kapiler kecil di bawah kulit jika kulit kamu terkena suhu air yang ekstrem, seperti beralih dari panas ke dingin.
Oleh sebab itu pertimbangkan suhu yang sesuai untuk kulit dan hindari menggunakan air yang terlalu panas atau terlalu dingin.
Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Ini 4 Dampak Buruk Jika Terlalu Sering Mencuci Muka
Seberapa Sering Kamu Harus Cuci Muka?
Pada umumnya, kamu mungkin perlu cuci muka dua kali sehari, yakni pada pagi dan malam hari.
Terlalu sering mencuci muka mungkin akan membuat kulitmu kering dan rawan terkena iritasi.
Cuci muka di pagi hari penting karena wajah mungkin saja terpapar bakteri dan kotoran dari sarung bantal yang digunakan.
Sementara itu, mencuci wajah pada malam hari juga tak kalah penting karena mampu membersihkan kotoran di wajah selama seharian penuh beraktivitas.
Nah, ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk menjaga wajahmu tetap bersih.
Banyak ahli kecantikan merekomendasikan untuk menggunakan jari saat membersihkan wajah, lalu kamu bisa mengeringkannya secara lembut menggunakan handuk.
Selain itu, penting untuk mencuci muka setelah berolahraga atau mengeluarkan keringat karena keringat mampu menyumbat pori-pori.
Penting pula untuk membuat tubuh terhidrasi setiap hari dengan minum paling tidak dua liter air putih per hari.
Terakhir, gunakan produk yang sesuai dengan jenis kulitmu.
Ahli kecantikan merekomendasikan untuk menggunakan gentle cleanser alih-alih sabun muka dengan bahan aktif.
Setelah membersihkan muka dengan gentle cleanser, baru kamu bisa menggunakan serum atau pelembab yang mengandung bahan aktif seperti asam salisilat, asam glikolat, asam laktat, vitamin C, dan lain sebagainya.
Nah, itu tadi sedikit insight tentang perbedaan penggunaan air dingin dan air hangat untuk mencuci muka.
Jika kamu ingin wajahmu terasa segar, kamu bisa mencuci muka menggunakan air dingin.
Namun agar kandungan skincare terserap sempurna ke dalam kulit, kamu lebih baik menggunakan air hangat.
Semoga artikel ini bermanfaat!
(TribunShopping.com/Maria N)



Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!