TRIBUNSHOPPING.COM - Mungkin kamu pernah bertanya-tanya, apakah ketika berada di dalam mobil atau sudah pakai helm saat bermotor, sinar UV tidak menembus kacanya ya?
Banyak juga yang malas pakai sunscreen saat berada di dalam mobil, karena merasa kulitnya sudah cukup terlindungi.
Tapi apakah benar sinar UV tidak menembus kaca mobil dan helm?
Ternyata jawabannya masih tembus dan bisa merusak kulitmu dalam jangka panjang.
Jadi, meskipun tebal, kaca helm dan mobil tidak menjamin kulitmu terlindungi 100 persen dari sinar UV.
Menurut sebuah studi oleh JAMA Ophthalmology, kebanyakan kaca depan mobil cuma bisa menahan rata-rata 96 persen sinar UV.
Sedangkan kaca samping, hanya bisa menahan 71 persen.
Baca juga: 5 Rekomendasi Suplemen untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Pergantian Musim, Tidak Mudah Sakit
Nah, jendela samping mobil ini tidak memiliki perlindungan yang memadai dari sinar UVA.
Bahanya, efek jangka panjang dari paparan sinar UVA inilah yang nantinya bisa memicu masalah kesehatan kulit dan mata.
Untuk kulit, paparan sinar UV ini bisa memicu kanker kulit.
Di sisi lain dampak bagi mata paparan sinar UV dalam jangka panjang bisa meningkatkan seseorang berisiko terserang katarak.
Nah, kesimpulannya, meski kita berada di dalam mobil, atau sudah pakai helm, tetap ada kemungkinan kalau sinar Matahari bisa menembus kaca dan merusak kulit.
Jadi jika kamu memiliki aktivitas tinggi dengan kendaraan baik bermotor maupun mobil, pastikan kulitmu selalu memakai sunscreen dengan SPF dan PA yang cukup, ya!
Lalu, apa itu SPF dan PA?
ACNAWAY 3 in 1 Acne Sun Serum Sunscreen
Jadi, SPF adalah salah satu formula yang wajib ada di dalam produk suncreen.
SPF (Sun Protection Factor) adalah pelindung kulit dari sinar UVB, umumnya diikuti dengan angka yang menjadi kode seberapa besar perlindungan yang diberikan kepada kulit.
Jika kamu pernah melihat keterangan SPF 15 pada suatu produk, itu artinya produk tersebut mampu menyaring 93 persen paparan sinar UVB.Ada juga SPF 30 untuk menghalangi 97 persen, dan SPF 50 menghalangi 98 persen paparan sinar UVB.
Angka lebih tinggi dari 50 justru dianggap tidak memiliki efeksiasi yang lebih karena pada dasarnya SPF tidak dapat melindungi sampai 100 dari paparan sinar UVB.
Baca juga: Review carasun Solar Smart UV Protector, Sunscreen Terbaik yang Lindungi Kulit dari Paparan Matahari
Jadi, kamu disarankan untuk menggunakan SPF 15 dan 30 saja, angka tersebut sudah cukup menghalangi sinar UVB bagi kulit.
Seperti yang diketahui, UVB dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn).
Fungsi SPF juga dapat menentukan seberapa lama kulitmu bisa bertahan di bawah sinar Matahari tanpa mengalami sunburn saat menggunakan sunscreen.
Misalnya, apabila beraktivitas di luar ruangan saat cuaca terik tanpa mengoleskan sunscreen, kulitmu akan mengalami kemerahan setelah 15 menit terpapar sinar matahari langsung.
NPURE Sunscreen Cica Beat The Sun
Namun, penggunaan tabir surya dengan SPF 30 akan membutuhkan waktu sekitar 300 menit atau 5 jam sampai kulit memerah.
Artinya, perlindungan SPF 30 adalah 300 menit.
Pemakaian SPF 30 juga membuat kulit mengalami sunburn 30 kali lebih lama daripada kulit yang terpapar sinar matahari langsung tanpa memakai tabir surya.
Selain melindungi kulit dari paparan sinar UV, SPF artinya juga mengacu pada seberapa banyak sinar UV dapat diblokir oleh sunscreen.
Kemudian bagaimana dengan PA?
Baca juga: Review HANASUI Sunscreen SPF 50 With Collagen, Formulanya Lindungi Sekaligus Lembapkan Wajah
PA (Protection Grade of UVA) adalah pelindung kulit dari sinar UVA.
Sinar UVA dapat menembus hingga ke dalam kulit dan mempercepat penuaan sel-sel kulit (photoaging).
Jika tingkatan perlindungan SPF dengan angka, maka tingkatan perlindungan PA ditandai dengan +.
Mulai dari PA + yang paling ringan sampai PA ++++ yang terkuat.Untuk kamu yang tinggal di negara tropis, sunscreen dengan PA ++ hingga +++ sudah cukup untuk melindungi kulit.
PA penting untuk dicantumkan pada produk sunscreen karena SPF yang telah umum diketahui hanyalah proteksi dari UVB.
Sementara itu, kulit membutuhkan keduanya untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal dari bahaya sinar UV.
Sistem peringkat PA ini merupakan tanda untuk memberitahu level proteksi yang ditawarkan oleh sebuah produk sunscreen pada konsumen.
Glad2Glow Light Sunscreen Gel SPF 50 PA+++
Sementara simbol + untuk menunjukkan tingkatan pada proteksi yang tersedia.
Semakin banyak simbol plus maka semakin tinggi tingkat proteksinya.
Fakta lain juga mengatakan bahwa kedua sinar UV baik A maupun B akan selalu dipancarkan oleh matahari sepanjang tahun dan radiasinya akan tetap sampai ke kulit bahkan di cuaca mendung atau jika kamu berada di dalam ruangan sekalipun.
Jadi kesimpulannya, kulitmu tetap bisa rusak saat berada di dalam mobil maupun sudah pakai helm, karena ternyata sinar UV bisa menembus kaca.
Agar aman, selalu aplikasikan sunscreen yang sudah dilengkapi dengan SPF dan PA, ya! (*)
(RIRIN/TRIBUNSHOPPING.COM)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!