TRIBUNSHOPPING.COM- Saat haid, wanita membutuhkan pembalut untuk menampung darah menstruasi.
Namun, kamu harus hati-hati pembalut yang mengandung klorin ternyata menyimpan bahaya yang dapat menyebabkan Anda terjangkit penyakit serius.
Klorin biasa digunakan pada air minum atau kolam renang untuk membunuh bakteri.
Jangan sampai klorin ada dalam pembalutmu.
Zat ini dapat memengaruhi kesehatan tergantung pada tingkat dan durasi paparan.
Baca juga: 8 Bahan Berbahaya yang Mungkin Terkandung di Pembalut Sekali Pakaimu
Klorin memicu penyakit berbahaya
Ada laporan soal kasus gangguan kulit yang dialami oleh konsumen setelah menggunakan pembalut dengan merek tertentu.
Hal ini berhubungan dengan sifat korosif dari klorin yang juga dapat mengiritasi kulit.
Bila bereaksi, klorin dapat menghasilkan zat dioksin sebagai pemicu kanker pada organ reproduksi wanita.
Sebuah studi membuktikan bahwa klorin dapat menyebabkan keputihan, gatal-gatal, iritasi, hingga kanker.
Studi menunjukkan bahan kimia yang menyentuh kulit akan terserap langsung ke aliran darah dan menuju ke organ-organ halus Anda dan menumpuk di dalamnya.
Klorin yang terkumpul di jaringan lemak Anda bisa menjadi ancaman kesehatan yang serius.
Hasil penelitian tersebut menemukan pembalut dengan bahan klorin yang menciptakan asap hitam dan residu tebal saat dibakar.
Paparan klorin terkait dengan penekanan sistem kekebalan tubuh, masalah reproduksi dan kanker, jika penggunaannya diakumulasi dari waktu ke waktu.
Pilihlah pembalut yang tepat
Baca juga: Tak Hanya Siapkan Pembalut, Lakukan 5 Olahraga Ini Saat Menjelang Datang Bulan
Dikutip dari klikdokter.com, data yang dihimpun oleh WHO menyebutkan bahwa sebanyak 52 juta wanita berisiko terkena kanker serviks dan salah satu pemicunya adalah zat-zat yang terdapat pada pembalut.
Bahayanya, setengah lebih produsen pembalut tidak mencantumkan komposisi zat pembalut pada kemasannya.
Menilik fenomena ini, dr. Kartika Mayasari, menyarankan untuk memilih pembalut yang baik, sebaiknya Anda mengecek terlebih dahulu pada label komposisi bahan, apakah terdapat zat yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada area vagina dan sekitarnya.
Selain itu, untuk tetap menjaga kesehatan area kewanitaan saat sedang menstruasi.
Hal ini supaya Anda terhindar dari bahaya akibat penggunaan pembalut.(*)
(RENI DWI/TRIBUNSHOPPING.COM)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!