Tips Home Care

5 Penyebab Fatal Aliran Air Toren Tidak Deras, Jangan Disepelekan Lagi

0
Penulis: Romadhoni Alfitranto
Editor: Archieva Prisyta
Ilustrasi keran dengan aliran air yang tidak begitu deras

TRIBUNSHOPPING.COM - Aliran air dari toren atau tandon yang tidak deras bukan terjadi begitu saja.

Dengan kata lain, ada sejumlah hal yang menjadi penyebab aliran air toren tidak deras.

Sebut salah satu di antaranya yakni pemakaian pipa dengan ukuran yang terlalu kecil.

Dapatkan Penguin Tangki TB 55 520 Liter dengan harga dan promo terbaiknya di sini.

Terlalu banyak belokan pada saluran pipa juga beresiko membuat aliran air kurang deras.

Bukan hanya itu saja, ketinggian toren hingga volume air di dalamnya turut mempengaruhi derasnya aliran.

Berikut Tribunshopping.com rangkumkan dari berbagai sumber lima penyebab aliran air toren tidak deras:

1. Ukuran Pipa Outlet Toren Terlalu Kecil

Ilustrasi pemasangan pipa pada lubang atau jalur outlet toren air (pennyu.co.id)

Salah satu permasalahan rumah tangga yang kerap terjadi adalah aliran air toren kurang lancar.

Masalah ini bukan terjadi begitu saja tanpa alasan.

Dengan kata lain, ada sejumlah hal yang menjadi penyebab aliran air toren tidak deras.

Baca juga: Cara Atasi Air Toren yang Luber karena Tali Bandul Pelampung Putus, Pompa Air Nyala Terus

Ambil salah satu contohnya yakni ukuran pipa outlet toren yang terlalu kecil.

Pada toren air, lubang outlet berfungsi sebagai jalur keluar untuk pendistribusian air ke keran-keran di rumah.

Jangan asal menggunakan pipa, sebab ukuran yang kurang tetap dapat mempengaruhi laju aliran air.

Secara logika, aliran air akan semakin deras seiring dengan besarnya pipa yang dipakai.

Saran terbaik adalah menggunakan pipa dengan ukuran yang sesuai pada lubang outlet toren air.

2. Banyak Belokan di Saluran Pipa

Ilustrasi belokan pada saluran pipa air (expresssewer.com)

Bukan hanya ukuran, terlalu banyak belokan pada saluran pipa juga bisa membuat aliran air toren tidak deras.

Bagaimana hal ini dapat terjadi? Apa alasannya?

Setiap belokan pada saluran pipa dipercaya dapat mengurangi laju aliran air.

Bayangkan jika ada terlalu banyak belokan pada saluran pipa di rumah.

Sedikit banyak hal ini akan ikut membuat aliran air toren ke keran menjadi kurang deras.

Maka dari itu, buat rancangan saluran perpipaan terbaik yang minim belokan.

PENNYU Toren Air 500 Liter

3. Peletakan Toren Air Kurang Tinggi

Untuk pemakaian air ringan dalam kebutuhan rumah tangga, letakkan toren setidaknya di ketinggian 4 meter (Tribunshopping.com/RamaFitra)

Aliran air toren yang tidak deras bisa disebabkan oleh beberapa hal.

Utamanya peletakan toren air yang kurang tepat.

Jika tidak menggunakan pompa booster, gaya gravitasi menjadi hal utama untuk mengalirkan air.

Idealnya, makin tinggi peletakan toren air, semakin besar pula gaya gravitas yang bisa digunakan.

Ini menjadi penting bila kamu ingin mendapatkan aliran air toren yang deras dan kencang.

Hasston Kran Taman 2234-100

Dihimpun dari laman pennyu.co.id, setidaknya toren air diletakkan di ketinggian 4 meter.

Hal ini dianggap sudah memenuhi kebutuhan pemakaian air ringan untuk dikeluarkan melalui keran.

Lantas, bagaimana bila di rumah juga menggunakan shower untuk mandi?

Untuk kebutuhan tersebut, toren air paling tidak diletakkan di ketinggian 7 meter dari titik keran atau shower.

Ingat, laju aliran air dapat semakin deras seiring dengan makin tingginya peletakan toren atau tandon.

4. Volume Air dalam Tandon Berkurang

Ilustrasi volume air dalam toren yang menipis, segera isi ulang agar aliran keran bisa kembali deras (inviro.co.id)

Selain ketinggian, volume air dalam toren juga turut memengaruhi laju aliran yang keluar melalui keran.

Pada saat kondisi toren penuh, tekanan untuk mengalirkan air akan lebih besar.

Besarnya tekanan ini cenderung berkurang sejalan dengan makin dikitnya volume air dalam toren.

Tak kaget bila aliran air toren tidak akan begitu deras bilamana volume tandon sedikit.

Agar dapat kembali deras, segera lakukan pengisian ulang toren air.

Jangan tunda-tunda, sebab proses pengisian toren air akan semakin lama ketika volumenya terlalu sedikit.

5. Sumbatan pada Saluran Pipa

Ilustrasi aliran air toren deras pada sebuah keran (tribunnews.com)

Penyebab lain dari aliran air toren yang tidak deras adalah sumbatan pada pipa.

Secara logika, sumbatan pada pipa tentu akan mengurangi laju aliran air yang melintas.

Bagaimana jika sumbatan yang ada dalam saluran pipa cukup besar atau banyak?

Hal ini menyebabkan aliran air yang dikeluarkan tidak lagi deras.

Oleh karenanya, buat jadwal rutin untuk merawat dan membersihkan saluran perpipaan di rumah.

Baca juga: Cara Mengatasi Air Toren yang Tidak Mengalir ke Keran, Padahal Sudah Terisi Penuh

Siapa yang tidak jengkel ketika membuka keran, aliran air yang keluar bak tetesan gerimis?

Bukan tanpa alasan, masalah rumah tangga satu ini terjadi karena beberapa penyebab.

Di atas sudah disebutkan setidaknya lima penyebab aliran air toren tidak deras, semoga mudah dipahami. (*)

(RamaFitra/Tribunshopping.com)

Komentar
Tulis komentar Anda...(max 1500 karakter)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Artikel Terkini

Skincare

Review Lengkap NATURE REPUBLIC Mild Green Tea Toner: Manfaat, Kelebihan, hingga Kekurangan

Tips Home Care

8 Manfaat yang Didapat dari Air Purifier, Bagus untuk Penderita Asma dan Alergi

Hair Care

7 Bahan Alami yang Dapat Menghitamkan Rambut Tanpa Semir

Produk Handphone

5 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan Awal 2026, RAM Besar Cocok untuk Multitasking

Tips Fashion

4 Cara Simpan Perhiasan Emas agar Tetap Berkilau, Bebas Goresan dan Nilai Jual Tidak Turun