TRIBUNSHOPPING.COM - Laptop yang terlalu panas bisa menjadi masalah serius jika dibiarkan begitu saja.
Bukan hanya mengganggu kenyamanan, kondisi ini berisiko merusak komponen penting di dalam perangkat.
Sayangnya, beberapa pengguna mungkin saja tak menyadari bahwa perangkat sudah menunjukkan tanda-tanda butuh diistirahatkan.
Padahal, jika dikenali lebih awal, laptop bisa langsung dihentikan sementara sebelum benar-benar mengalami overheat.
Berikut Tribunshopping.com rangkum lima tanda laptop terlalu panas dan sebaiknya segera diistirahatkan sebelum terjadi kerusakan lebih lanjut.
1. Kipas Menderu Kencang

Suara kipas yang menderu terlalu kencang, terutama dalam waktu lama menjadi salah satu tanda paling umum laptop mulai kepanasan.
Disebut demikian karena kipas akan bekerja ekstra untuk membuang panas berlebih dari dalam perangkat.
Kalau suara ini muncul terus-menerus, padahal aplikasi yang dibuka tidak berat, sebaiknya segera waspada.
Sebab kondisi ini artinya suhu internal laptop sedang tidak normal dan membutuhkan pendinginan tambahan.
Semakin lama dibiarkan, kipas akan terus bekerja keras dan berpotensi mengalami keausan.
Sebaiknya hentikan pemakaian perangkat untuk sementara agar suhu laptop bisa turun dengan aman.
Baca juga: Laptop Overheat Bikin Kerja Terganggu? Coba 6 Solusi Praktis Ini
2. Bodi Laptop Terasa Panas

Bagian bodi laptop, terutama di sekitar prosesor dan kipas, bisa terasa sangat panas saat disentuh.
Panas ini bukan sekadar hangat biasa, melainkan suhu tinggi yang membuat tidak nyaman jika disentuh lama-lama.
Hal ini menunjukkan bahwa sistem pendingin tidak mampu lagi menahan suhu yang terus meningkat.
Jika digunakan terus dalam kondisi seperti ini, panas berlebih bisa menjalar ke komponen lain.
Kondisi ini berisiko memperpendek umur hardware seperti baterai, motherboard, atau SSD.
Segera hentikan aktivitas dan biarkan laptop beristirahat sampai suhunya kembali normal.
3. Performa Laptop Menurun

Tanda lain yang sering terjadi saat laptop terlalu panas adalah penurunan performa secara tiba-tiba.
Aplikasi yang sebelumnya lancar digunakan jadi terasa berat atau tersendat saat dijalankan.
Ini merupakan mekanisme otomatis dari sistem yang disebut thermal throttling untuk mencegah kerusakan.
Laptop akan menurunkan performa prosesor demi menjaga suhu tetap terkendali.
Kalau dibiarkan terlalu lama, pekerjaan bisa terganggu dan risiko overheat makin besar.
4. Layar Mendadak Freeze

Laptop yang terlalu panas bisa menyebabkan sistem jadi tidak stabil, termasuk membuat layar tiba-tiba membeku.
Pengguna tidak bisa menggerakkan kursor atau membuka jendela aplikasi karena semuanya macet.
Masalah ini sering terjadi tanpa peringatan dan bisa muncul meski sedang menjalankan program ringan.
Penyebabnya adalah suhu tinggi yang membuat komponen seperti RAM atau GPU tidak bekerja dengan baik.
Kalau layar sering freeze, itu tandanya laptop perlu waktu untuk mendingin.
Tutup semua aplikasi dan matikan perangkat selama beberapa saat agar suhu bisa turun dengan alami.
5. Sering Restart dan Mati Sendiri

Restart atau mati mendadak adalah tanda paling ekstrem dari kondisi overheat pada laptop.
Sistem akan menghentikan seluruh proses untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada komponen inti.
Jika laptop mengalami ini berulang kali, jangan buru-buru menyalahkan baterai atau sistem operasi.
Bisa jadi penyebabnya adalah suhu yang sudah terlalu tinggi dan tak tertangani dengan baik.
Baca juga: 5 Tips Mencegah Laptop Panas agar Tidak Lemot, Performanya Tetap Sat-set
Kondisi ini berbahaya karena bisa merusak data yang belum tersimpan dan mempercepat kerusakan hardware.
Segera hentikan pemakaian saat gejala ini muncul, dan beri waktu laptop untuk mendingin.
Demikian setidaknya rangkuman lima tanda laptop terlalu panas dan butuh segera diistirahatkan, yuk perhatikan lagi kondisinya!(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RamaFitra/Tribunshopping.com)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!