zoom-inlihat foto
Cari Laptop Terbaik untuk Arsitek? Ini 5 Rekomendasinya
pexels/antoni shkraba
Ilustrasi seorang wanita sedang bekerja menggunakan laptop yang cocok untuk arsitek. 

TRIBUNSHOPPING.COM - Ada banyak jenis dan pilihan laptop di pasaran, mulai dari spek biasa hingga yang tinggi.

Semua jelas tergantung kebutuhan dan budget yang kamu miliki saat ingin membelinya.

Temukan laptop yang cocok untuk arsitek di sini.

Jika laptop untuk pelajar dan mahasiswa harganya Rp 3-5 jutaan, namun berbeda dengan laptop untuk profesional yang dijual sampai belasan juta.

Sama halnya seperti arsitek yang membutuhkan laptop dengan spek tinggi.

Apalagi arsitek erat kaitannya dengan berbagai pekerjaan merancang bangunan, menggambar, mendesain atau mengolah render 3D.

Baca juga: 5 Rekomendasi ASUS ExpertBook, Laptop Ringan dan Tangguh untuk Pebisnis

Untuk kebutuhan tersebut, memang diperlukan laptop dengan ciri seperti prosesor kelas menengah ke atas, kehadiran VGA card (bukan pengolah grafis yang ada di prosesor), dan juga layar yang lebih luas.

Kebutuhan layar yang luas erat kaitannya dengan tampilan visual karena seorang arsitek pasti membutuhkan tampilan layar yang luas.

Nah, jika kamu seorang arsitek yang ingin membeli laptop, ini 5 rekomendasi terbaiknya:

1. acer ConceptD 3 Ezel Pro

acer ConceptD 3 Ezel Pro
acer ConceptD 3 Ezel Pro hadir dengan kartu pengolah grafis NVIDIA Quadro T1000 (tokopedia.com)
2 dari 4 halaman

Tidak hanya bisa mengusung mode tablet ataupun stand seperti kebanyakan laptop konvertibel lainnya, acer ConceptD 3 Ezel Pro ini dapat "disulap" menjadi dudukan kanvas.

Layarnya dapat diangkat agar menghadap ke atas agar pengguna bisa "melukis" menggunakan stylus yang tersedia pada angle yang sulit diraih di laptop pada umumnya.

Penggunaan stylus ini sungguh akurat seperti sedang menggunakan kuas atau pulpen biasa, tekanan yang berbeda akan memberikan stroke dengan ketebalan yang berbeda pula.

Layar laptop ini juga sudah mendukung sebanyak 4.096 tingkat sensitivitas tekanan sehingga bisa memaksimalkan fleksibilitas dalam penggunaan stylus.

Layar juga mendukung gamut warna sRGB 100 persen dengan Delta E di bawah 2 untuk reproduksi warna yang akurat, juga tingkat kecerahan maksimal hingga 340 nit untuk keterbacaan optimal saat di luar ruangan.

Hadirnya kartu pengolah grafis NVIDIA Quadro T1000 juga dimaksudkan untuk membuka beragam apliaksi desain 3D, termasuk aplikasi arsitek hingga 3D modelling.

Ia masih sanggup menjalankan beberapa game modern namun tentu performanya tidak seunggul seri GeForce.

Wajar saja laptop ini dihargai begitu mahal yaitu Rp 26.999.000.

2. MSI Creator Z17

MSI Creator Z17
MSI Creator Z17 punya layar IPS seluas 17 inci (id.msi.com)

MSI Creator Z17 memiliki penampilan yang elegan.

3 dari 4 halaman

Bodi laptop ini dibuat dengan proses CNC, dan memiliki tepian ramping serta sudut membulat. 

Walau cantik, laptop ini ternyata ditujukan untuk kalangan profesional.

Hal ini dapat dilihat dari penyematan layar IPS seluas 17 inci, serta memiliki resolusi tinggi yakni QHD.

Layar itu pun tembus 100 persen DCI-P3 dengan akurasi warna tinggi (nilai delta E dibawah 2).

Dapur pacu prosesor Intel Core i9 generasi ke-12 (Alder Lake), GPU RTX 30 Ti Series dengan desain Max-Q, RAM DDR5, dan SSD PCIe Gen 4 juga jadi penegasan seberapa kencang laptop ini.

Khususnya untuk menangani beban kerja dengan tingkat kerumitan tinggi.

Namun, bukan cuma content creator, pebisnis, dan arsitek kalangan yang cocok memakai laptop tipis ini.

Gamer pun boleh-boleh saja, mengingat layar MSI Creator Z17 ini punya refresh rate tinggi. 

Untuk mendapatkannya, kamu perlu merogoh kocek Rp 51.099.000.

3. MSI Creator M16 A11UD-687ID

MSI Creator M16 A11UD-687ID
MSI Creator M16 A11UD-687ID punya aspek rasio layar yang sungguh mendukung (16:10) (id.msi.com)
4 dari 4 halaman

MSI Creator M16 juga akan membantu arsitek dalam menghasilkan karya secara detil berkat layarnya yang mendukung resolusi QHD+.

Dikemas dengan gamut warna DCIE-P3 100 persen, warna-warna pada layar akan menjadi lebih luas dan terasa begitu menyala.

Begitu pun dengan aspek rasio layar yang sungguh mendukung (16:10) sehingga pengguna dapat bekerja pada work area yang lebih luas tanpa harus sedikit-sedikit melakukan scrolling saat ingiin melihat hasil karya secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, MSI Creator M16 adalah laptop ideal bagi para arsitek yang lebih mementingkan sisi kualitas warna dan ketajaman pada layar.

Selain itu, ada juga performa super tinggi yang sekaligus bisa menunjang aktivitas gaming, hingga konektivitas dengan standar.

Meskipun MSI Creator M16 dikhususkan untuk content creation, tetapi spek yang ditawarkan juga turut mendukung untuk pengalaman gaming yang maksimal.

Dengan NVIDIA GeForce RTX 3050 Ti yang merupakan varian lebih tinggi dari 3050 reguler, kamu dijamin dapat memainkan game-game Triple A yang dirilis pada tahun 2020 ke atas.

MSI Creator M16 A11UD-687ID dibanderol dengan harga Rp 25.299.000.

Baca juga: Murah Meriah, 5 Laptop Ultrabook di Bawah Rp 10 Juta

4. HP Victus

HP Victus
HP Victus dibekali dengan NVIDIA GeForce RTX 30 series (hp.com)

HP Victus dibekali dengan NVIDIA GeForce RTX 30 series yang dipadukan dengan Intel Core generasi ke-11, menjadikan laptop ini memiliki kinerja komputasi dan grafis kelas dunia.

Performanya ini pun turut ditunjang dengan konfigurasi RAID 0 pada kedua kepingan SSD 256 GB yang menjadikannya sebagai storage berkapasitas 512 GB.

Karena kedua kepingan storage berjalan di waktu bersamaan saat menyalin data, maka kecepatannya pun meningkat dua kali lipat.

Mirip seperti konsep Dual Channel pada RAM.

Kendati merupakan sebuah laptop gaming, tapi desain bodinya yang sleek dan kalem sungguh tidak mencirikan laptop gaming pada umumnya sehingga dapat melebur ke dalam suasana rapat profesional.

Ini juga merupakan laptop ideal untuk dibawa ke manapun kamu pergi, karena memiliki dimensi 249 x 357 x 16.95 mm yang terbilang ringan, dengan bobotnya yang sekitar 2,46 kg.

HP Victus  ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 15.955.000.

5. Lenovo ThinkPad P1 Gen 4

Lenovo ThinkPad P1 Gen 4
Lenovo ThinkPad P1 Gen 4 memakai prosesor Intel Xeon dengan GPU RTX A Series. (lenovo.com)

arsitek akan sering menghadapi medan kerja yang rumit, seperti pemetaan wilayah sambil menentukan model bangunan apa yang cocok untuk kontur tanah setempat.

Pekerjaan dengan level kerumitan seperti itu hanya bisa dikerjakan secara optimal oleh laptop segmen workstations, seperti Lenovo Thinkpad P1 Gen 4 ini.

Label laptop workstations tampak karena ia memakai prosesor Intel Xeon dengan GPU RTX A Series.

Dua komponen itu tidak hanya kencang, tapi sudah dioptimasi untuk pekerjaan-pekerjaan level berat.

Bahkan khusus GPU RTX A Series, ia mengantongi sertifikasi ISV (Independent Software Vendors) terhadap berbagai software yang sering digunakan engineer.

Artinya, GPU tersebut optimal untuk software seperti ArcGIS, SolidWorks, hingga VectorWorks.

Nah, karena Thinkpad P1 ini akan lebih sering digunakan di situasi outdoor, ia dirancang agar memiliki durabilitas tinggi.

Sebanyak 12 tes ketahanan militer dan 200 lebih pengecekan dilakukan buat laptop ini untuk memastikan ketahanannya pada penggunaan di kondisi ekstrem.

Wajar jika Lenovo ThinkPad P1 Gen 4 punya harga mahal yaitu Rp 58.000.000.

Lenovo ThinkPad P1 Gen 4
Lenovo ThinkPad P1 Gen 4
Merek Kelebihan Harga
acer ConceptD 3 Ezel Pro NVIDIA Quadro T1000, gamut warna sRGB 100% Rp 26.999.000
MSI Creator Z17 Prosesor Intel Core i9 generasi ke-12 (Alder Lake), GPU RTX 30 Ti Series Rp 51.099.000
MSI Creator M16 A11UD-687ID NVIDIA GeForce RTX 3050 Ti, gamut warna DCIE-P3 100%, resolusi QHD+ Rp 25.299.000
HP Victus NVIDIA GeForce RTX 30 series yang dipadukan dengan Intel Core generasi ke-11 Rp 15.955.000
Lenovo ThinkPad P1 Gen 4 Prosesor Intel Xeon dengan GPU RTX A Series Rp 58.000.000

(RENI DWI/TRIBUNSHOPPING.COM)

Selanjutnya

Artikel Populer

5 Fitur Andalan Adobe Photoshop untuk Pemula Biar Editing Makin Mudah

5 Fitur Andalan Adobe Photoshop untuk Pemula Biar Editing Makin Mudah

Dari sekian banyak tools yang tersedia di Adobe Photoshop, ada beberapa fitur unggulan yang dikenal canggih dan sangat membantu proses editing.

5 Cara Mengatasi Jaringan WiFi Tidak Terbaca di Laptop

5 Cara Mengatasi Jaringan WiFi Tidak Terbaca di Laptop

Kondisi ini jelas mengganggu, apalagi jika WiFi tidak terdeteksi di laptop saat sedang mengejar deadline.

Keyboard Penuh Debu Usai Libur? Ini 5 Alat Pembersih yang Wajib Dicoba

Keyboard Penuh Debu Usai Libur? Ini 5 Alat Pembersih yang Wajib Dicoba

Setelah Lebaran, keyboard jadi sarang debu? Ini solusi cepat dan murah untuk membersihkannya.

ADVAN Workplus AI Resmi Meluncur, Laptop Rp8 Jutaan dengan Performa Gaming dan Teknologi AI Unggulan

ADVAN Workplus AI Resmi Meluncur, Laptop Rp8 Jutaan dengan Performa Gaming dan Teknologi AI Unggulan

ADVAN Workplus AI menyasar profesional muda, mahasiswa, hingga casual gamer yang membutuhkan perangkat dengan performa tinggi namun tetap efisien.

5 Aplikasi yang Wajib Diinstal Setelah Install Ulang Agar Laptop Siap Pakai

5 Aplikasi yang Wajib Diinstal Setelah Install Ulang Agar Laptop Siap Pakai

Biasanya setelah install ulang selesai, ada beberapa aplikasi penting yang perlu segera dipasang kembali agar laptop siap dipakai

ADVAN Rilis WORKMATE ULTRA, Laptop AI-Ready Canggih dengan Harga Terjangkau

ADVAN Rilis WORKMATE ULTRA, Laptop AI-Ready Canggih dengan Harga Terjangkau

Advan WORKMATE ULTRA mampu menjalankan beragam aplikasi dan fitur berbasis AI secara lebih cepat, responsif, dan hemat daya.

5 Tips Memilih Keyboard Mechanical yang Tepat untuk Gaming dan Mengetik

5 Tips Memilih Keyboard Mechanical yang Tepat untuk Gaming dan Mengetik

Karakteristik utama keyboard mechanical sangat dipengaruhi oleh jenis switch yang digunakan, karena setiap switch menawarkan sensasi tekan dan suara y

Masih Berbahayakah Menekan Tombol Power untuk Mematikan Laptop?

Masih Berbahayakah Menekan Tombol Power untuk Mematikan Laptop?

Menekan tombol power bisa merusak komputer? Jawabannya mungkin tak seperti yang kamu kira.