TRIBUNSHOPPING.COM - Listrik adalah kebutuhan utama dalam setiap rumah.
Hampir semua perangkat elektronik, seperti setrika, mesin cuci, magicom, televisi, dan lainnya, bergantung pada listrik untuk berfungsi.
Sebagai penghubung antara perangkat elektronik dan sumber listrik, stop kontak memegang peran yang sangat penting.
Namun, banyak orang yang belum memahami cara menggunakan stop kontak dengan benar.
Kesalahan kecil dalam penggunaannya dapat berujung pada kerusakan perangkat elektronik, korsleting, bahkan risiko kebakaran.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu dihindari saat menggunakan stop kontak agar rumah tetap aman dan perangkat elektronik awet.
1. Hindari Memasang Stop Kontak di Area Lembap
Stop kontak tidak boleh diletakkan di tempat yang mudah basah atau lembap, seperti kamar mandi atau area yang sering terkena cipratan air.
Kelembapan dapat meningkatkan risiko korsleting listrik atau kejutan listrik yang membahayakan.
Jika kamar mandimu memang memerlukan stop kontak, pastikan menggunakan stop kontak khusus dengan pelindung dan jangan pernah mencolokkan kabel ekstensi ke stop kontak di area ini.
Selalu pastikan stop kontak di tempat lembap memiliki proteksi tambahan sesuai standar keamanan.
2. Jangan Gunakan Stop Kontak Kabel Indoor di Luar Ruangan
Stop kontak kabel yang dirancang untuk penggunaan dalam ruangan tidak boleh digunakan di luar ruangan.
Perangkat ini tidak memiliki perlindungan yang cukup terhadap cuaca, debu, atau kelembapan yang biasa ada di luar rumah.
Jika kamu membutuhkan stop kontak di luar ruangan, gunakan tipe khusus yang dirancang untuk keperluan outdoor.
Stop kontak outdoor biasanya dilengkapi pelindung tambahan untuk mencegah kerusakan akibat paparan elemen lingkungan.
3. Hindari Merangkai Beberapa Stop Kontak Kabel
Ketika memerlukan lebih banyak colokan, mungkin kamu tergoda untuk merangkai beberapa kabel ekstensi atau stop kontak bersama-sama.
Ini adalah praktik yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan beban listrik berlebihan pada satu stop kontak.
Beban berlebih ini dapat mengakibatkan kabel panas, meleleh, hingga memicu korsleting listrik.
Sebaiknya, gunakan kabel ekstensi yang sudah memiliki beberapa colokan bawaan atau pertimbangkan menambah stop kontak permanen di dinding dengan bantuan teknisi listrik profesional.
Baca juga: 5 Tips Aman Menjaga Stopkontak untuk Cegah Korsleting Listrik, Mudah Dilakukan
4. Jangan Sambungkan Perangkat Elektronik Berdaya Tinggi ke Stop Kontak Kabel
Beberapa perangkat elektronik, terutama yang menghasilkan panas seperti alat catok, pengering rambut, atau setrika, membutuhkan daya listrik tinggi dan stabil.
Stop kontak kabel biasa tidak dirancang untuk menangani ampere tinggi secara konsisten, sehingga dapat menyebabkan panas berlebih pada kabel.
Untuk perangkat elektronik berdaya tinggi, pastikan selalu mencolokkannya langsung ke stop kontak utama di dinding.
Ini akan membantu menghindari risiko kabel panas berlebih, korsleting, atau bahkan kebakaran. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(Andrakp/TribunShopping.com)