TRIBUNSHOPPING.COM - Banyak wanita yang memiliki keluhan gatal di area kewanitaannya saat sedang datang bulan.
Nah, biasanya penyebab gatal terjadi adalah penggunaan pembalut yang terlalu lama.
Selain itu, gatal akibat pembalut juga bisa terjadi kalau kulitmu memang tergolong sensitif.
Tenang, hal ini memang umum terjadi dan tidak perlu terlalu khawatir asal kamu sudah menjaga kebersihan area kewanitaan dengan baik.
Tapi kalau kamu merasa gatalnya sudah memerlukan perawatan yang lebih intens, ada beberapa cara mudah dan menggunakan bahan alami untuk mengatasinya.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini Tribunshopping telah merangkum 8 cara mengatasi kulit gatal karena penggunaan pembalut:
1. Selalu Ganti Pembalut dan Pakaian Dalam Secara Berkala
Cara mudah mengatasi gatal karena pembalut yang pertama adalah rutin menggantinya.
Yups, saat sedang menstruasi, setidaknya rutin ganti pembalutmu setiap 3 jam sekali.
Terlebih lagi kalau kamu termasuk orang yang mudah berkeringat.
Terlebih saat menstruasi, kamu harus rajin-rajin berganti pembalut, meskipun kamu belum merasa pembalutmu terisi penuh.
Hal ini penting dilakukan, apalagi jika keluhan vagina gatal sudah terlanjur terjadi.
Selain itu, kamu juga dianjurkan untuk tidak menggunakan pakaian dalam yang sama berkali-kali, khususnya jika belum dicuci hingga bersih.
2. Manfaatkan Bahan Alami Daun Lemon
Berikutnya, kamu juga bisa memanfaatkan daun lemon untuk mengatasi gatal karena pemakaian pembalut.
Daun ini memiliki sifat anti-mikroba dan antibiotik yang membantu menjaga pH asam pada vagina.
Selain itu juga mencegah infeksi dan gejala seperti gatal atau rasa terbakar selama menstruasi.
Cara memanfaatkannya sagat mudah.
Rebus beberapa daun lemon dalam wajan, lalu pindahkan ke wadah untuk mendinginkan campuran hingga mencapai suhu kamar dan gunakan untuk mencuci area vagina.
3. Bisa Juga Menggunakan Tepung Jagung
Bahan alami yang juga bisa kamu lakukan untuk mengatasi gatal area kewanitaan karena pemakaian pembalut adalah dengan memanfaatkan tepung jagung.
Ternyata, tepung jagung dan bedak bisa membantu mencegah pertumbuhan jamur pada kulit serta memberikan perlindungan dari gesekan.
Hal inilah yangmembuat tepung jagung jadi bahan alami lain untuk pilihan obat gatal di selangkangan.
Tepung jagung berasal dari biji jagung kering dan merupakan bahan utama dalam bedak bayi.
Bahan alami ini dapat membantu kulit memiliki perasaan segar dan kering sambil menenangkan rasa terbakar akibat menggaruk area yang terinfeksi.
4. Perawatan Alami dengan Air Rebusan Daun Sirih
Berikutnya, kamu juga bisa memanfaatkan rebusan daun sirih untuk mengatasi gatal karena pembalut.
Daun sirih sudah populer sebagai obat gatal kemaluan tradisional karena bisa melawan bakteri yang menginfeksi daerah vagina.
Caranya, ambil beberapa lembar daun sirih, kemudian cuci bersih di air mengalir.
Setelah itu, rebus daun sirih dengan air sampai mendidih.
Diamkan air sampai hangat atau suam-suam kuku dan gunakan untuk membilas area kemaluan dengan air rebusan daun sirih tersebut sebelum atau sesudah mandi.
5. Coba Perawatan Menggunakan Baking Soda
Penggunaan baking soda adalah salah satu cara menghilangkan gatal pada kemaluan wanita secara alami, yang umumnya rasa gatal disebabkan oleh jamur.
Manfaat ini dapat diperoleh dari kandungan di dalam baking soda yang bersifat antijamur.
Untuk menerapkan cara ini, cukup tambahkan secangkir baking soda ke dalam bak mandi, lalu aduk hingga larut.
Gunakan air tersebut untuk berendam selama kurang lebih 10-30 menit.
6. Manfaatkan Aloe Vera atau Gel Lidah Buaya
Bahan alami yang juga bisa membantu mengatasi gatal karena penggunaan pembalut adalah lidah buaya.
Lidah buaya bisa membantu meredakan ruam akibat pembalut dan mencegah munculnya gatal pada kulit karena mengandung antibakteri, antijamur, dan anti peradangan.
Caranya, bersihkan lidah buaya dari getahnya, lalu aplikasikan langsung pada ruam dan biarkan selama 30 menit.
Setelah itu, baru bilas dengan air.
Baca juga: 7 Tips Mudah Dan Ampuh Mengatasi Gatal Area Kewanitaan karena Pembalut
7. Kompres dengan Air Hangat
Untuk mengatasi gatal karena pembalut, kamu juga bisa memilih untuk melakukan kompres hangat pada area yang gatal.
Kompres hangat akan membantu meredakan rasa gatal dan perih akibat iritasi pembalut.
Selain itu, cara ini juga akan membantu menghilangkan ruam kemerahan akibat kondisi ini.
Gunakan handuk atau kain berbahan lembut untuk membuat kompres dan jangan gunakan air yang terlalu panas.
8. Jangan Gunakan Sabun Berbahan Kimia di Area Vagina
Terakhir, pastikan kamu tidak menggunakan sabun di area kewanitaan kalau memiliki keluhan gatal karena pembalut.
Jadi kalau kamu selama ini suka menyabun area vagina, sebaiknya hentikan mulai sekarang.
Secara umum, sabun maupun produk pembersih vagina memang tidak terlalu dianjurkan untuk digunakan, termasuk saat mengalami iritasi pembalut.
Bukan tanpa alasan, beberapa produk tersebut ternyata justru bisa tambah mengiritasi kulit sensitif. (*)
(RIRIN/TRIBUNSHOPPING.COM)