TRIBUNSHOPPING.COM - Kalau kamu suka masak dengan bumbu lada hitam, ada kabar menarik buatmu, nih!
Yups, lada hitam adalah salah satu rempah yang berasal dari tanaman dengan nama ilmiah Piper nigrum, yang memiliki bentuk bulat kecil, dan memberikan sensasi rasa pahit, panas, dan pedas ketika dikonsumsi.
Biasanya, rempah ini hadir sebagai bumbu dapur berupa bubuk, karena berasal dari merica yang digiling.
Banyak orang yang menyukai rasanya, sehingga tak jarang rempah ini ini jadi salah satu bumbu yang sering digunakan oleh masyarakat.
Lada hitam memiliki banyak kandungan nutrisi seperti vitamin A, vitamin C, dan K.
Selain itu, lada hitam juga memiliki senyawa aktif piperin yang merupakan senyawa pencipta rasa pedas pada lada hitam dan punya banyak manfaat untuk tubuh.
Penasaran kira-kira apa saja manfaat lada hitam untuk kesehatan tubuhmu?
Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini Tribunshopping telah merangkum informasinya untukmu:
1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Manfaat lada hitam yang pertama adalah mampu meningkatkan daya tahan tubuh.
Yups, ternyata mengonsumsi air rebusan lada hitam dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit.
Lada hitam berkontribusi memberikan nutrisi kepada sel-sel tubuh, membuatnya lebih kuat dan tahan terhadap kerusakan.
Tidak hanya itu, air rebusan lada hitam juga memiliki kemampuan untuk menghambat radikal bebas, menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.
Selain dengan rebusan airnya, kamu juga bisa mendapatkan khasiatnya saat menyantapnya menjadi menu makanan sehat, kok!
2. Melawan Radikal Bebas
Lada hitam mengandung flavonol dan piperine yang bersifat antioksidan yang bisa melawan radikal bebas.
Radikal bebas adalah molekul yang dapat merusak sel, protein, dan DNA sehingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kanker, penuaan dini, dan aterosklerosis.
Kamu bisa terpapar radikal bebas dari berbagai sumber, seperti polusi, asap rokok, sinar matahari, dan bahan kimia pabrik.
Nah, kabar baiknya rutin mengonsumsi lada hitam dengan porsi yang tepat bisa bantu mencegah radikal bebas ini.
3. Bagus untuk Sistem Sencernaan
Manfaat lada hitam yang berikutnya adalah melancarkan sistem pencernaan.
Hal tersebut bisa terjadi karena rempah-rempah ini bisa memicu asam klorida pada perut, sehingga dapat mencerna dan menyerap makanan yang kamu konsumsi dengan baik.
Lada hitam pun mempunyai sifat karminatif yang bisa mengurangi ketidaknyamanan dan penumpukan gas di dalam usus.
4. Menurunkan Kadar Kolesterol
Buat kamu yang punya masalah kolesterol tinggi, konsumsi rebusan lada hitam bisa jadi solusi tepat.
Kolesterol dan tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Ekstrak lada hitam ini ternyata berpotensinya untuk mengurangi kadar kolesterol.
Selain itu, lada hitam dan piperin diyakini dapat meningkatkan penyerapan suplemen makanan yang memiliki potensi efek penurun kolesterol seperti kunyit dan beras ragi merah.
5. Mengontrol Gula Darah
Selain kolesterol, lada hitam juga baik untuk mengontrol gula darah.
Manfaat satu ini bisa didapatkan berkat kandungan piperin yang berperan membantu meningkatkan metabolisme gula darah.
Dalam sebuah penelitian pada tikus yang diberi ekstrak lada hitam memiliki lonjakan kadar gula darah yang lebih kecil setelah mengonsumsi glukosa dibandingkan dengan tikus pada kelompok lainnya.
Penelitian lainnya pada 86 orang yang memiliki kelebihan berat badan diminta mengonsumsi piperin dan senyawa lain selama 8 minggu.
Kelompok ini menunjukan peningkatan yang signifikan dalam sensitivitas insulin.
6. Bermanfaat untuk Otak
Ternyata lada hitam juga dipercaya bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak.
Hal ini berkat kandungannya yang kaya antioksidan.
Antioksidan mampu menjaga otak dari paparan radikal bebas sehingga menghambat timbulnya Alzheimer, membuat fungsi otak jadi lebih baik.
Selain itu, senyawa aktif piperine memiliki efek tidak jauh berbeda dengan antidepresan, yakni dapat mengurangi stres.
7. Menurunkan Risiko Kanker
Manfaat lada hitam yang terakhir adalah berpotensi mencegah kanker.
Kanker merupakan kondisi sel abnormal yang dapat menyerang sel maupun jaringan yang ada di dalam tubuh.
Senyawa piperine yang terkandung bersifat antikanker.
Piperine dapat mengendalikan protein tertentu yang bertugas mengatur siklus sel di tubuh agar tetap sehat.
Kemudian, senyawa ini melindungi usus besar dari pertumbuhan sel kanker dengan mengurangi aktivitas enzim tertentu di saluran pencernaan.(*)
(RIRIN/TRIBUNSHOPPING.COM)