TRIBUNSHOPPING.COM - Banyak orang yang merasa kurang percaya diri karena memiliki masalah bau keringat atau ketiak yang terlebih.
Apalagi jika kita memiliki aktivitas yang mengharuskan untuk selalu berinteraksi dengan banyak orang.
Tentu bau ketiak membuat mereka menjadi khawatir orang lain yang berada di sekitar merasa kurang nyaman dengan bau badan kita.
Namun tahukah kamu, bahwa pada dasarnya keringat sebenarnya tidak berbau.
Jika berbau, apalagi sampai menimbulkan bau ketiak, artinya keringat sudah bercampur dengan bakteri di kulit.
Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.
Tubuh memiliki kelenjar keringat yang disebut kelenjar apokrin di kulit ketiak, dada dan area kelamin.
Pada masa pubertas, kelenjar ini akan menjadi lebih aktif sehingga produksi keringat meningkat.
Untuk mengurangi atau mengatasi bau ketiak yang mengganggu, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan
Dikutip dari berbagai sumber, berikut Tribunshopping akan memberikan tipsnya untukmu:
1. Selalu Gunakan Deodoran
Salah satu cara yang tidak boleh terlewatkan jika kamu menyadari memiliki masalah bau badan adalah selalu menggunakan deodoran saat akan beraktivitas.
Saat ini banyak tersedia produk deodoran di pasaran, dan kamu bisa memilih sesuai dengan kebutuhanmu.
Deodoran dipercaya memiliki kandungan aluminium yang fungsinya adalah menutup pori-pori kulit untuk sementara.
Ketika memakai deodoran, keringat sebenarnya masih tetap diproduksi, namun jumlahnya berkurang.
Semakin sedikit keringat yang muncul ke permukaan kulit, maka semakin sedikit pula bau yang dihasilkan.
Selain itu, kebanyakan deodoran juga memiliki aroma wangi yang menyegarkan sehingga tubuhmu akan lebih segar dan bau badan mampu diminimalisir.
2. Selalu Jaga Kebersihan Tubuh
Agar bau badan tidak semakin parah, kamu tentu harus rajin menjaga kebersihan tubuh.
Hal itu karena, kebersihan tubuh yang tidak terjaga dapat membuat kuman tumbuh subur di kulit tubuh, terutama ketiak.
Menjaga kebersihan bisa dilakukan dengan cara mandi setiap hari secara rutin untuk dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri di kulit.
Jangan lupa pula untuk segera mandi setelah berolahraga atau berkeringat.
Selain itu, pastikan kamu juga mengganti pakaianmu dengan yang bersih setelah selesai mandi.
3. Gunakan Pakaian yang Nyaman
Untuk mengurangi keringat berlebih, kamu perlu menghindari tempat yang panas dan pengap.
Selain itu, gunakanlah juga pakaian yang longgar dari bahan yang nyaman seperti katun dan linen, agar keringat dapat mudah terserap.
Gantilah pakaian yang kotor dengan pakaian bersih setiap hari, terutama jika sudah terkena keringat.
Memakai kaos dalam juga dapat membantu agar bau badan tidak menempel pada pakaian.
jadi, usahakan untuk membiasakan diri menggunakan kaos dalam yang nyaman agar bau badan mampu diminimalisir.
4. Batasi Makanan yang Menyebabkan Bau dan Keringat Berlebih
Tahukah kamu, beberapa jenis makanan dan minuman dapat membuat aroma keringat menjadi tidak sedap?
Ternyata ada beberapa makanan yang bisa membuat aroma keringat menjadi tidak sedap.
Bawang putih, bawang bombay, brokoli, kubis, asparagus, daging merah dan alkohol menjadi beberapa contoh makanan yang bisa kamu hindari karena bisa meningkatan masalah bau badan.
Hindari pula minuman berkafein dan makanan pedas yang dapat membuatmu lebih banyak berkeringat.
Jangan lupa pula minum air putih yang cukup untuk membantu tubuh membuang zat-zat yang mungkin dapat memicu munculnya bau ketiak.
Baca juga: 5 Rekomendasi Deodorant yang Bisa Mencerahkan Ketiak
5. Jangan Lupa Mencukur Bulu Ketiak
Salah satu hal yang wajib kamu lakukan agar bau badan tidak semakin parah adalah dengan rutin mencukur bulu ketiak.
Sebuah studi menemukan bahwa mencukur bulu ketiak lalu mencuci ketiak dengan sabun dan air bersih dapat mengurangi bau ketiak secara signifikan.
Hal tersebut terjadi karena ketiak yang sudah dicukur atau dicabut bulunya menjadi lebih mudah dibersihkan.
6. Periksakan Diri ke Dokter
jika kamu mengalami bau badan karena faktor keringat yang berlebih, sepertinya ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Hal itu karena, beberapa penyakit dapat menyebabkan tubuh berkeringat secara berlebihan.
Yaitu diabetes, penyakit jantung, gangguan kecemasan, limfoma, hiperhidrosis, hipertiroidisme dan penyakit Parkinson.
Baca juga: Dibanderol Cuma Puluhan Ribu Rupiah, Ini Rekomendasi Produk Lokal untuk Putihkan Ketiak
Jika seperti itu, Kkamu disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter agar mengetahui penyebab keringat berlebih dengan pasti.(*)
(RIRIN/TRIBUNSHOPPING.COM)