zoom-inlihat foto
Muncul Titik Putih hingga Kuku Menguning? Kamu Perlu Istirahat dari Kuteks
Tribunjualbeli.com
Kesukaan pada kuteks mungkin sulit dihentikan, tapi ada baiknya kamu selalu memelihara dan mengutamakan kesehatan kuku sebelum mewarnainya 

TRIBUNSHOPPING.COM- Mewarnai kuku dengan kuteks menjadi hobi hampir sebagian wanita.

Kesukaan kamu pada cat kuku atau kuteks mungkin sulit untuk dihentikan.

Tapi, ada baiknya kamu selalu memelihara dan mengutamakan kesehatan kuku sebelum mewarnainya.

Pasalnya, terlalu sering menggunakan kuteks juga bisa memberikan efek buruk pada kukumu.

Ada beberapa tanda bahwa kuku perlu istirahat dari kuteks, antara lain:

Baca juga: 3 Manfaat Top Coat dan Base Coat untuk Bikin Kuteks Lebih Tahan Lama

1. Munculnya Titik Putih di Dalam Kuku

Apakah kamu sering melihat bintik putih pada kukumu?

Mungkin saja itu salah satu efek dari terlalu sering menggunakan kuteks.

Bintik putih pada kuku dinamakan Keratin Granulation.

Jika sudah muncul keratin granulation, sebaiknya kamu menghindari penggunaan kuteks untuk beberapa minggu.

2 dari 4 halaman

Jangan dibiarkan, apalagi malah sengaja ditutupi dengan kuteks.

Sekecil apapun, kamu harus tau kalau titik putih di dalam kuku merupakan tanda kuat kuku perlu istirahat dari kuteks.

2. Kuku Lebih Tipis dan Mudah Patah

Jika kamu tipe orang yang suka memanjangkan kuku dan sering menggunakan kuteks, coba untuk cek apakah kukumu semakin menipis.

Ini bisa disebabkan oleh kondisi kuku yang kering.

Baca juga: Sebelum Memakai Kuteks Gel, Ketahui 6 Hal Penting Ini

Kondisi kuku menipis juga bisa jadi karena terlalu sering menggunakan kuteks.

Saat kuku tipis seperti ini sebaiknya kamu istirahat dari penggunaan kuteks.

3. Kuku Semakin Menguning

Jika kukumu semakin menguning, itu tanda utama bahwa kamu harus istirahat dari kuteks.

Kuku yang terlalu sering terkena bahan kimia lebih cepat berubah warna menjadi kuning.

3 dari 4 halaman

Kuku memang tidak bisa bernafas, tapi perlu cukup oksigen untuk membuatnya tetap sehat dan tidak berubah warna.

Sebaiknya jangan dengan sengaja menutup kuku dengan kuteks hanya agar warna kuningnya tidak terlihat.

Biarkan kuku apa adanya.

Sebaiknya menghindari atau mengurangi penggunaan kuteks selama dua minggu.

4. Kutikula Kering dan Banyak yang Mengelupas

Kutikula yang kering dan mengelupas bisa jadi tanda kalau area sekitar kuku terlalu sering terkena bahan kimia.

Kondisi ini mungkin dihasilkan dari penggunaan kuteks atau nail polish remover dengan kandungan aseton.

Saat kutikula kering dan banyak mengelupas, sebaiknya jangan ditarik.

Kutikula yang sengaja dilepaskan bisa jadi sarang kuman.

Dan itu malah akan membahayakan bagi kesehatanmu. (*)

4 dari 4 halaman

(RENI DWI/TRIBUNSHOPPING.COM)

Selanjutnya

Artikel Populer

Review Lengkap Lab On Hair Anti Fall Shampoo: Solusi untuk Rambut Rontok

Review Lengkap Lab On Hair Anti Fall Shampoo: Solusi untuk Rambut Rontok

Lab On Hair Anti Fall Shampoo diformulasikan khusus untuk membantu mengurangi kerontokan sekaligus menutrisi rambut

Review Makarizo Advisor Hair Scalp Tonic New Packaging: Kelebihan dan Kekurangan

Review Makarizo Advisor Hair Scalp Tonic New Packaging: Kelebihan dan Kekurangan

Makarizo Advisor Hair Scalp Tonic membantu mengatasi rambut rontok dan menumbuhkan baby hair.

4 Rekomendasi Nifty Twice Eau de Parfum Unisex yang Wajib Dicoba

4 Rekomendasi Nifty Twice Eau de Parfum Unisex yang Wajib Dicoba

Salah satu brand lokal yang menghadirkan banyak pilihan parfum unisex berkualitas adalah Nifty Twice

6 Tips Merawat Rambut Agar Tidak Rontok dan Tetap Sehat Secara Alami

6 Tips Merawat Rambut Agar Tidak Rontok dan Tetap Sehat Secara Alami

Jika tidak ditangani dengan baik, kerontokan bisa membuat rambut menjadi tipis, mudah rusak, bahkan memengaruhi rasa percaya diri

4 Rekomendasi Nifty Twice Eau de Parfum untuk Pria: Terjangkau dan Tahan Lama

4 Rekomendasi Nifty Twice Eau de Parfum untuk Pria: Terjangkau dan Tahan Lama

Di tengah banyaknya brand, Nifty Twice menjadi salah satu merek yang banyak diminati karena menawarkan aroma yang modern dan maskulin