TRIBUNSHOPPING.COM - Beberapa waktu lalu, Kekeyi Putri, Rahmawati Kekeyi Putri sempat viral di media sosial karena penampilan barunya setelah melakukan filler hidung.
Sebagai informasi, filler hidung adalah upaya memodifikasi ujung hidung dengan suntik agar terlihat lebih halus dan memberikan keseimbangan proporsional wajah.
Setelah melakukan metode filler tersebut, Kekeyi nampak semakin cantik dengan hidungnya yang mancung.
Hal itu dibuktikan dengan banyaknya komentar positif yang memuju Kekeyi dalam akun sosial media instagramnya.
Tak hanya Kekeyi, beberapa artis Indonesia seperti mulai Awkarin, Dara Arafah, hingga Pok Atiek pun mengaku pernah melakukan filler hidung.
Meski tengah populer, tak banyak yang menyadari, filler hidung sebenarnya memiliki beberapa efek samping berbahaya jika tidak dilakukan dengan benar.
Dirangkum TribunShopping dari berbagai sumber, berikut ini efek samping filler yang bisa terjadi:
1. Menyebabkan warna kulit berubah
Saat melakukan filler, hidung pada jarak tertentu akan disuntik dengan cairan yang mengandung asam hialuronat.
Cairan tersebut bisa memantulkan cahaya pada spektrum tertentu.
Namun sayangnya, jika asam hialuronat disuntikkan terlalu dekat ke permukaan kulit, dapat menyebabkan warna kebiruan pada kulit.
Efek samping ini disebut efek Tyndall.
2. Asimetri
Asimetris adalah kondisi saat wajah menjadi tidak proposional karena beberapa hal yang disengaja maupun tidak.
Saat melakukan filler, cairan yang disuntikkan dapat berpindah ke sisi tubuh lain sehingga dapat menyebabkan asimetri atau perubahan bentuk pada tubuh.
Baca juga: Selain untuk Merapikan Gigi yang Tidak Rata, Simak 5 Manfaat Lain Memakai Behel Gigi
Baca juga: Meski Tahan Lama, Sering Memakai Maskara Waterproof Bisa Berbahaya
3. Otot lumpuh
Penyuntikan untuk mengisi jaringan kulit memiliki beragam jenisnya seperti, hylauronic acid, kolagen, autogulus, dan silikon.
Cairan tersebut akan masuk dan menyebar kedalam tubuh dan apabila cairan itu sampai masuk hingga ke otot pernafasan tentu dapat memicu penyakit.
Bila otot pernapasan terkena cairan yang berbahaya maka akan ada gangguan pada pernafasan, membuat kamu menjadi sulit menelan dan bernapas hingga meningkatkan penyakit pnemunia.
Pastinya kita tidak mau mengalami efek berbahaya itu kan, pastikan kamu mencari referensi terpercaya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca juga: Serupa Tapi Tak Sama Ini Perbedaan Antara Mud Mask, Clay Mask, dan Peel Off
Baca juga: Rawat Kulit Wajah Secara Optimal Ini Rekomendasi Mud Mask untuk Merawat Kulit Wajah
4. Granuloma
Granuloma merupakan suatu tonjolan yang muncul akibat proses peradangan yang dapat muncul di lokasi injeksi.
Meski kejadian ini tergolong sangat jarang, tetapi sering terjadi dalam waktu yang cukup lambat.
Pasien dengan komplikasi granuloma, biasanya memiliki riwayat infeksi virus atau trauma wajah sebelumnya.
Jadi, tetap berhati-hati dan pastikan kamu melakukan filler dengan ahlinya ya!
(Arimbi Haryas Prabawanti/TribunShopping)