TRIBUNSHOPPING.COM – Memilih batik bukan hanya soal motif dan model, tetapi juga tentang warna yang sesuai dengan warna kulit.
Kesalahan dalam memilih warna bisa membuat wajah terlihat kusam, pucat, atau kurang segar, meski model pakaian sudah modern.
Dalam dunia fashion, warna memiliki peran penting dalam menciptakan kesan visual.
Warna yang tepat bisa membuat kulit tampak lebih cerah, sehat, dan bercahaya.
Sebaliknya, warna yang kurang sesuai bisa menurunkan keseluruhan penampilan.
Baca juga: 5 Cara Styling Kain Batik agar Terlihat Modern dan Tidak Terlihat Tua
Karena itu, memahami undertone kulit menjadi langkah awal sebelum memilih warna batik.
Undertone adalah rona dasar kulit yang umumnya terbagi menjadi tiga kategori: warm (kuning/keemasan), cool (kemerahan), dan neutral (perpaduan keduanya).
Agar tidak salah pilih, berikut panduan memilih warna batik sesuai warna kulit.
1. Kulit dengan Undertone Warm (Kuning atau Keemasan)
Jika kulitmu cenderung memiliki rona kuning atau keemasan, kamu akan terlihat lebih segar dengan warna-warna hangat seperti:
- Cokelat
- Mustard
- Olive
- Maroon
- Oranye bata
Warna-warna ini akan menyatu dengan rona kulit sehingga tampak harmonis dan natural.
Hindari warna yang terlalu pucat seperti abu-abu muda atau biru pastel yang bisa membuat wajah terlihat kusam.
Koleksi kain batik bernuansa earth tone dari UMKM lokal di Cenderaloka bisa menjadi pilihan tepat, satu di antaranya hanya dengan harga Rp 144.000.
Baca juga: 5 Tips Memilih Batik untuk Tubuh Big Size agar Terlihat Lebih Ramping dan Elegan
2. Kulit dengan Undertone Cool (Kemerahan atau Pink)
Pemilik undertone cool biasanya cocok dengan warna-warna dingin seperti:
- Navy
- Emerald
- Ungu tua
- Biru royal
- Merah burgundy
Warna ini membantu menyeimbangkan rona kemerahan pada kulit dan membuat tampilan terlihat lebih tegas serta elegan.
Pilihan batik bernuansa deep color yang elegan tersedia di Cenderaloka, ada yang cuma dibanderol harga Rp 150.000.
3. Kulit dengan Undertone Neutral
Jika kamu merasa cocok memakai hampir semua warna, kemungkinan besar kamu memiliki undertone neutral.
Kabar baiknya, hampir semua warna batik bisa terlihat bagus di kulitmu.
Namun, agar tetap standout, pilih warna yang sedikit kontras dengan kulit agar tidak terlihat “flat”.
Misalnya, jika kulitmu cenderung cerah, pilih warna yang lebih bold. Jika kulitmu medium, warna jewel tone bisa jadi pilihan aman.
Temukan berbagai pilihan warna batik dari UMKM lokal di Cenderaloka, ada pula celana batik yang bisa dibeli dengan harga Rp 180.000.
Baca juga: Beli Batik Online tapi Takut Zonk? Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pembeli
4. Perhatikan Kombinasi Warna dalam Motif
Batik sering kali memiliki lebih dari satu warna dalam satu kain.
Pastikan warna dominan dalam motif sesuai dengan undertone kulitmu.
Jika ragu, pilih motif dengan warna dasar yang aman seperti navy, cokelat tua, atau hitam dengan aksen warna yang tidak terlalu kontras.
Sering kali orang mengira model pakaian yang membuat penampilan kurang maksimal.
Padahal, warna memegang peran besar dalam membingkai wajah dan keseluruhan siluet.
Dengan memilih warna batik yang sesuai warna kulit, kamu bisa terlihat lebih cerah, segar, dan percaya diri tanpa perlu styling berlebihan.
Temukan koleksi batik, kutubaru modern, hingga outer ecoprint dari UMKM lokal hanya di Cenderaloka!
Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.
(Ananda Putri Octaviani/Tribunshopping.com)


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!