TRIBUNSHOPPING.COM - Ragam busana ecoprint makin populer karena tampilannya unik, natural, dan ramah lingkungan.
Ecoprint adalah teknik pewarnaan kain menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, dan batang tanaman dengan cara ditempel atau digulung pada kain, lalu melalui proses pengukusan atau pemanasan agar pigmen alaminya menempel.
Teknik ini ramah lingkungan karena minim bahan kimia dan menghasilkan motif unik yang tidak bisa disalin persis.
Setiap motifnya berbeda karena dibuat langsung dari daun, bunga, atau bagian tumbuhan lain yang meninggalkan jejak warna alami di atas kain. Tak heran jika banyak orang jatuh hati pada keindahan dan kesan eksklusifnya.
Karena menggunakan pewarna alami, karakter warnanya cenderung lebih lembut dan sensitif dibandingkan pewarna sintetis. Hal itulah yang membuat perawatan pakaian ecoprint perlu perhatian khusus.
Baca juga: 5 Rekomendasi Dress, Blouse hingga Kemeja Wanita Ecoprint Cenderaloka
Namun, karena menggunakan pewarna alami, cara merawat pakaian ecoprint tentu berbeda dengan pakaian berbahan pewarna sintetis.
Kalau salah perlakuan, warna bisa cepat pudar atau kain menjadi rusak.
Nah, agar pakaian ecoprint tetap awet dan cantik, berikut ini adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam perawatannya.
10 Tips agar Pakaian Ecoprint Awet
1. Jangan Mencuci dengan Mesin Cuci
Salah satu kesalahan paling umum adalah mencuci pakaian ecoprint menggunakan mesin cuci.
Putaran mesin yang kuat dapat membuat serat kain cepat rusak dan warna alami lebih cepat memudar.
Sebisa mungkin, cucilah secara manual dengan tangan dan perlakukan kain dengan lembut.
Baca juga: 7 Rekomendasi Outer Ecoprint Cantik dari Cenderaloka, Bagus untuk Ngantor
2. Jangan Menggunakan Deterjen Keras
Deterjen dengan kandungan bahan kimia tinggi dapat merusak pigmen alami pada kain ecoprint.
Hindari deterjen pemutih, deterjen berbahan keras, atau yang mengandung pemutih optik.
Gunakan sabun khusus pakaian lembut atau sabun bayi dengan kadar kimia ringan.
3. Jangan Merendam Terlalu Lama
Merendam pakaian ecoprint terlalu lama bisa membuat warna luntur dan serat kain melemah.
Idealnya, cukup rendam 5–10 menit saja jika memang diperlukan.
Lebih baik langsung dicuci perlahan tanpa perendaman panjang.
Baca juga: 4 Rekomendasi Vest Wanita Ecoprint dari Cenderaloka, Motif Eksklusif
4. Jangan Menjemur di Bawah Sinar Matahari Langsung
Sinar matahari langsung adalah musuh utama warna alami.
Paparan panas berlebihan dapat membuat warna cepat pudar.
Saat menjemur, pilih tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik.
Balik bagian dalam pakaian ke luar untuk menjaga warna tetap tajam.
5. Jangan Diperas Terlalu Kuat
Memeras pakaian ecoprint dengan tenaga berlebihan dapat merusak struktur kain dan membuat hasil cetakan alami menjadi kurang tajam.
Cukup tekan perlahan untuk mengurangi air, atau gulung dengan handuk bersih untuk menyerap kelembapan.
Baca juga: 4 Rekomendasi Tas Selempang Ecoprint yang Eksklusif dan Murah dari Cenderaloka
6. Jangan Menggunakan Pemutih
Jangan pernah menggunakan cairan pemutih pada pakaian ecoprint, meskipun ada noda membandel.
Pemutih akan merusak warna alami dan bisa meninggalkan bercak permanen.
Apabila terdapat noda, bersihkan secara lokal dengan sabun lembut dan gosok perlahan.
7. Jangan Menyetrika dengan Suhu Terlalu Tinggi
Panas berlebih dari setrika bisa merusak pigmen alami pada kain.
Gunakan suhu rendah hingga sedang, dan sebaiknya setrika bagian dalam kain.
Lebih aman lagi jika menggunakan kain pelapis saat menyetrika agar motif ecoprint tetap terjaga.
Baca juga: 5 Rekomendasi Sepatu Ecoprint dari Cenderaloka yang Cocok Buat Daily, Slip On hingga Model Tali
8. Jangan Menggunakan Pengering Mesin (Dryer)
Mesin pengering menghasilkan panas tinggi dan putaran cepat yang bisa mempercepat kerusakan warna dan tekstur kain.
Biarkan pakaian ecoprint mengering secara alami di tempat teduh.
9. Jangan Disimpan dalam Keadaan Lembap
Menyimpan pakaian ecoprint dalam kondisi lembap bisa menyebabkan jamur dan bau tidak sedap.
Selain itu, noda jamur bisa sulit dihilangkan tanpa merusak warna alami.
Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan.
Simpan di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara baik.
Baca juga: Cara Bedakan Ecoprint Asli dan Palsu, Jangan Terkecoh Kain Printing Motif Daun
10. Jangan Menyemprotkan Parfum Langsung ke Kain
Kandungan alkohol dalam parfum bisa memengaruhi warna alami kain ecoprint.
Jika ingin menggunakan parfum, semprotkan ke tubuh terlebih dahulu sebelum memakai pakaian.
Hal kecil ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya cukup besar dalam jangka panjang.
Pakaian ecoprint memang memikat karena keunikannya, tapi juga membutuhkan perhatian ekstra.
Agar pakaian ecoprint tetap awet dan warnanya tahan lama, hindari mencuci dengan mesin, jangan gunakan deterjen keras, jangan menjemur di bawah sinar matahari langsung, dan hindari panas berlebih saat menyetrika.
Intinya, perlakukan pakaian ecoprint dengan lembut dan penuh perhatian.
Dengan perawatan yang tepat, pakaian ecoprint bisa tetap cantik, natural, dan elegan dalam waktu lama.
Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.
(TribunShopping.com/Nina Yuniar)




Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!