Artikel ini diterbitkan dengan judul “The Best Hair Straightener”, ditulis oleh Rory Evans, dan diterjemahkan oleh Tribun Shopping.
TRIBUNSHOPPING.COM - Kami telah menguji 19 catokan rambut untuk menemukan mana alat catok terbaik yang mampu menghasilkan rambut lurus, berkilau, dan tetap sehat tanpa risiko kerusakan akibat panas. Tiga catokan rambut pilihan kami ini benar-benar luar biasa. Tips penting: Alat catok pilihan utama kami juga memiliki harga yang sangat terjangkau!
Saya memiliki ingatan yang tak terlupakan tentang rutinitas kecantikan Tante Cherie saat saya masih kecil: Ia selalu menyiapkan papan setrika, membungkuk, dan meminta Tante Joyce menyetrika rambut keriting dan kusutnya dengan alat setrika lama merek Sunbeam. Itulah cara yang ia lakukan demi mendapatkan rambut lurus.
Sekarang, catokan listrik dapat melakukan pekerjaan tersebut dengan lebih cepat, aman, dan nyaman. Bentuknya mirip dengan penjepit salad, tapi dengan teknologi tinggi yang mampu menghasilkan panas. Alat ini sangat efektif mengubah rambut keriting, rambut kasar, dan rambut kusut menjadi helai rambut yang halus dan berkilau. Namun, harganya bisa mencapai ratusan dolar.
Hal ini membuat kami bertekad menemukan alat catok yang paling efektif, terjangkau, dan transformatif. Karena itu, selama dua bulan kami menguji berbagai jenis catokan pada beragam tipe rambut, khususnya rambut bertekstur keriting. Satu hal yang membuat kami lebih bahagia dari tampilan rambut halus dan lurus dari hasil uji alat catok pilihan utama kami adalah harga alat tersebut sangat terjangkau. Kami juga menyukai versi upgrade yang penuh fitur tambahan serta alat multifungsi yang efisien, keduanya mudah digunakan dan jauh lebih aman dibandingkan setrika Sunbeam.
Semua yang Kami Rekomendasikan
Hasil Rapi dan Mudah Digunakan, Lengkap dengan Harga yang Terjangkau: Remington Shine Therapy Flat Iron
Pilihan Utama
Remington Shine Therapy Flat Iron
Dalam pengujian yang dilakukan tanpa menampilkan harga produk, para panelis secara mayoritas memilih catokan ini karena memberikan hasil yang cepat dan mudah digunakan. Alat ini ringan dan mudah digenggam, Meskipun sebagian penguji berharap alat ini terasa lebih kokoh.
Di Wirecutter, beberapa hal membuat kami jauh lebih senang saat melihat pilihan paling murah ini menjadi yang terbaik dalam pengujian. Ini terjadi saat Remington Shine Therapy Flat Iron disukai karena ukurannya yang praktis, antarmuka yang intuitif, dan yang terpenting, kemampuan meluruskan rambut dengan cepat.
Catokan ini dengan cepat meluruskan berbagai jenis rambut. Remington mampu mengubah rambut keriting tebal dan rambut tipis bergelombang menjadi helai rambut yang halus dan berkilau. “Ini seperti sulap,” kata salah satu penguji yang memiliki rambut 3C yang tebal sebahu. “Cukup beberapa kali jepitan dengan suhu 425 °F untuk membuat setiap bagian benar-benar lurus.” (Penguji yang sama mendapati catokan lain seperti CHI Lava dan GVP membutuhkan lebih banyak kali jepitan untuk hasil yang sama dan hasilnya kurang halus.)
Ada pula fitur tambahan yang berguna pada catokan ini. Harga catokan Remington biasanya sekitar 30 dolar AS, namun alat ini memiliki fitur yang biasa ditemukan di catokan lain dengan harga lebih dari 200 dolar AS. Fitur itu di antaranya adalah sembilan pengaturan suhu dari 300 °F hingga 450 °F; layar grafik besar dengan lampu latar yang mudah dibaca; serta bunyi on atau off yang disukai beberapa penguji.
Desainnya pun dipikirkan dengan matang dan mudah dikendalikan. Catokan ini kecil dan lincah, dengan pelat keramik 1x4 inci yang mudah meluncur melewati helai rambut panjang dan dengan mulus menjangkau dan merapikan anak rambut di bagian tepi wajah dan tengkuk. Bentuknya yang ramping dan agak melengkung juga mampu menghasilkan tatanan rambut ikal dan bergelombang seperti ombak (meski hasilnya tidak sebaik catokan dari BabylissPro Prima). “Fungsinya sangat mengesankan,” kata penguji yang memiliki rambut panjang, bergelombang, dan diwarnai, yang sebelumnya setia dengan catokan dari CHI G2 yang jauh lebih mahal. “Rambut saya jadi sangat halus, lembut, dan berkilau.”
Kekurangan tapi bukan menjadi penghalang
Bodi plastic pada alat ini membuatnya terasa seperti barang murah. Jika diperhatikan, Remington Shine Therapy Flat Iron sebenarnya bisa dianggap kembaran CHI Lava seharga 140 dolar AS. Meskipun beratnya sama (9 ons). Hanya saja, catokan Lava terasa lebih kokoh saat digenggam. “Remington memiliki bodi yang ringan, yang mana itu adalah hal yang bagus, tapi juga membuatnya terasa murah saat di genggam,” ujar salah satu penguji. Beberapa penguji juga merasa mekanisme penjepitnya sempat menjepit telapak tangan sebelum mereka terbiasa menggunakannya.
Pengunci suhu pada alat ini pun agak membingungkan. Untuk mengunci suhu, pengguna harus menekan tombol minus selama dua detik, dan untuk membuka kunci, pengguna perlu menekan tombol plus dua detik. Tidak ada penguji yang merasa ini intuitif.
Spesifikasi
Rentang suhu: 300 °F hingga 450 °F, sembilan pengaturan
Panjang kabel: 9 kaki, dengan kabel daya yang bisa berputar di bagian ujung (pangkal) alat
Fitur mati otomatis: ya
Daya ganda (dual voltage): ya
Nyaman Digenggam dengan Hasil Pelurusan yang Presisi: Bio Ionic 10X Styling Iron
Bio Ionic 10X Styling Iron
Catokan dengan bodi ramping yang membuatnya terasa pas di tangan, menghadirkan pelat yang meruncing untuk proses pelurusan yang sangat presisi. Penguji menyukai mode getar pada alat ini meski awalnya kurang paham fungsi mode tersebut.
Pelat pada alat catok Bio Ionic 10X Styling Iron membuat alat ini berbeda dari yang lain. Mirip dengan Remington, pelat keramiknya berukuran satu inci, namun lebih panjang dan miring di ujungnya sehingga lebih efektif untuk bagian anak rambut.
Pelat melengkung pada alat ini memungkinkan penjepitan helai kecil rambut secara presisi. “Pelat ini cukup tipis untuk dapat menjangkau akar rambut saya, tapi juga pas untuk segmen rambut yang lebih besar,” kata penguji dengan rambut sangat tebal dan keriting. Pelat pada alat ini memiliki panjang 4,5 inci dan lebar 1 inci, dengan ujung meruncing seperti ujung jari. Penguji bisa menjepit helai dan bagian kecil rambut dengan tepat dan aman (ada jarak sekitar ¼ inci antara pelat panas dan pinggiran alat).
Mode getar pun menambah pengalaman pengguna. Dengan beberapa klik, alat ini bisa bergetar untuk menambah kesan kilau rambut dan mempercepat proses styling. Walau awalnya bingung dengan fungsi dari mode ini, beberapa penguji akhirnya mendapati bahwa mode getar membuat pelat lebih mudah meluncur di rambut tanpa tersangkut.
Alat ini menarik untuk digunakan. Dengan casing plastik hitam dof yang membuatnya terasa mewah dan memberi perlindungan panas lebih baik dibanding catokan lain. Beberapa penguji menemukan casing logam BabylissPro Prima terlalu panas tanpa sarung tangan pelindung. Sebagian besar penguji juga menghargai instruksi yang dicetak kecil tepat di atas tombol kontrol, yang sangat membantu untuk memahami fungsi dari mode getar.
Kekurangan
Sayangnya, produk ini memiliki harga yang mahal. Pegangan ergonomis dan mode getar benar-benar sebuah peningkatan, tapi banyak penguji ragu fitur ini sebanding dengan selisih harga sekitar 200 dolar AS dibanding Remington.
Finishing dof pada alat ini membuatnya mudah kotor. Awalnya, permukaan hitam dof ini terlihat mewah, tapi setelah sering digunakan, terutama jika digunakan bersamaan dengan produk pelindung panas dan styling, permukaan luar menjadi mudah terkena noda minyak yang susah hilang (meski bisa dibersihkan dengan menggosok bodi alat).
Spesifikasi
Rentang suhu: 280 °F hingga 450 °F, sepuluh pengaturan
Panjang kabel: 9 kaki, dengan kabel daya yang bisa berputar di bagian ujung (pangkal) alat Fitur mati otomatis: ya
Daya ganda: ya
Alat Catok yang Kokoh, Efisien untuk Meluruskan dan Mengeriting: BabylissPro Nano Titanium Prima Styling Iron
Pilihan Utama
BabylissPro Nano Titanium Prima Styling Iron
Catokan baja tahan karat ini bisa menghasilkan panas yang tinggi, menggunakan pelat titanium tanpa gesekan yang bisa membuat tatanan rambut lurus maupun bergelombang dan ikal. Namun, alat ini mungkin terlalu besar bagi pemilik rambut pendek.
Dengan suhu maksimal 465 °F, BabylissPro Prima memiliki kemampuan menghantarkan panas paling tinggi di antara alat yang kami uji. Semuanya pada alat ini terasa kokoh dan solid, dari bodi baja tahan karat, memiliki panjang 13 inci, hingga kabel yang tebal berbalut kain. Para penguji terkesan dengan kemampuannya memberikan hasil berupa rambut halus seperti satin dan rambut bergelombang bak ombak. Namun, bagi pemilik rambut pendek atau tipis, alat ini terasa agak berat dan sulit dikendalikan.
Suhunya sangat tinggi. Suhu tertinggi pada alat ini adalah 465 °F, 15 derajat lebih panas dari alat lain. Meskipun ahli biasanya tidak menyarankan suhu setinggi itu, rambut dengan tipe keriting tebal memang mungkin membutuhkan panas ekstra. Beberapa penguji dengan rambut 3B ke atas menyukai kekuatan alat ini karena mampu mempercepat proses pelurusan. “Awalnya saya agak takut menggunakan alat catok ini,” kata salah satu penguji. “Rasanya alat ini sangat kuat, tapi ternyata memberikan hasil yang efektif.” Dari lima pengaturan suhu, opsi terendah setelah suhu maksimum adalah 410 °F, dan penguji berharap ada pilihan suhu di tengah-tengahnya. Model Conair infinitiPro memiliki suhu maksimum 455 °F, tapi pengaturannya lebih sulit dibandingkan catokan milik Prima.
Alat ini juga bisa mengeriting. Dengan bentuk silinder hampir sempurna dan casing baja yang juga panas, Prima efektif dipakai sebagai alat pengeriting rambut. “Saya dulu pikir styling poni dengan catokan itu adalah bagian dari trik, tapi ini membuktikan saya salah,” ujar penguji. “Memang, alat ini lebih panas saat disentuh. Tapi hasil gelombangnya bagus.” Kebanyakan catokan lain memiliki jarak antara pelat panas dan casing, tapi pelat titanium Prima menjulur hingga tepi dengan lengkungan ⅛ inci, sehingga bisa dipakai membuat tatanan gelombang atau ikal pada rambut dengan hanya menggerakkan pergelangan tangan (meski butuh latihan).
Perlindungan panas sudah disertakan pada alat ini. Mengingat alat ini sangat panas, disertakan juga sarung tangan felt tiga jari yang pas untuk tangan kanan maupun kiri, plus pegangan dan ujung pelat sudah dilapisi silikon untuk perlindungan ekstra.
Kekurangan tapi bukan penghalang
BabylissPro Nano Titanium Prima memiliki bodi yang besar dan berat. Panjangnya 13 inci (2 inci lebih panjang dari Remington) dan beratnya 14 ons. Rasanya, berat alat ini sebanding dengan harganya. Beberapa penguji dengan rambut sebahu atau lebih pendek merasa alat ini terasa tak nyaman dan sulit digunakan. Satu penguji khawatir penggunaan secara terus-menerus dapat meningkatkan sakit saraf terjepit pada pergelangan tangannya. Namun, bagi pemilik rambut panjang, alat ini terasa sangat mudah digerakkan. “Rasanya alat ini sudah seperti perpanjangan tangan saya, jadi saat menata rambut pun terasa luar biasa,” kata penguji.
Kunci alat agak sensitif. Saklar pengunci berada di pegangan, tepat di mana jari telunjuk beberapa penguji menggenggam alat, sehingga mudah terkunci tanpa sengaja. Dibutuhkan latihan dan kesadaran saat pengguna menggenggam alat ini.
Spesifikasi
Rentang suhu: 300 °F hingga 465 °F, lima pengaturan
Panjang kabel: 9 kaki, dengan kabel daya yang bisa berputar di bagian ujung (pangkal) alat Fitur mati otomatis: tidak
Daya ganda: ya
Mengapa Kamu Harus Percaya pada Kami
Saya telah meliput informasi terkait dunia kecantikan selama lebih dari 25 tahun. Saat sudah bekerja untuk sejumlah majalah yang membahas tentang gaya hidup, saya telah menulis banyak ulasan tentang “produk kecantikan terbaik” yang mencerminkan kebutuhan nyata dan sebagai umpan balik pembaca. Saya telah mewawancarai puluhan penata rambut dan dokter kulit. Saya juga telah mempelajari ratusan artikel akademik tentang perawatan kulit, perawatan rambut, bahan-bahannya, serta efektivitasnya. Saya menganggap diri saya sebagai penilai produk yang luar biasa dan berpengalaman.
Meskipun saya berharap punya energi untuk meniru rutinitas GRWM (Get Ready With Me) selama satu jam seperti anak saya yang berusia 15 tahun, rutinitas saya sendiri sederhana dan praktis: Untuk tatanan rambut, saya “high-maintenance untuk menjadikannya low-maintenance.” Saya melakukan perawatan keratin sekitar tiga kali setahun untuk potongan rambut bob sebahu yang saya miliki ini, dan saya mencuci rambut seminggu sekali (entah perlu atau tidak!). Perawatan keratin membuat rambut saya sangat lurus, tapi saat hasilnya mulai memudar, catokan rambut adalah alat favorit saya: Saya menggunakannya secara rutin untuk mengubah rambut tebal dan bergelombang dengan banyak uban halus yang saya miliki, menjadi helai rambut yang halus dan berkilau. (Ini agak berlebihan, tapi tidak sepenuhnya: Catokan rambut mampu mengubah rambut saya yang seperti wol baja menjadi seperti cairan merkuri.) Ketika saya menambahkan langkah lain atau produk tertentu ke rutinitas perawatan diri saya yang minimalis ini, saya ingin hal itu mudah dilakukan, menyenangkan, dan efektif. Dan meluruskan rambut kering dengan alat catokan rambut pasti memenuhi ketiga kriteria itu.
Seperti semua jurnalis Wirecutter, saya mengulas dan menguji produk dengan independensi editorial penuh. Saya tidak pernah diberitahu tentang implikasi bisnis dari rekomendasi editorial saya. Baca lebih lanjut tentang standar editorial kami.
Bagaimana Cara Kerja Catokan Rambut?
Alat catok biasanya terdiri dari dua pelat logam panas (meskipun kami juga menguji satu model dengan empat pelat kecil), dan alat ini seperti sepasang penjepit yang kamu “gosok” di atas helai rambut. Secara sebagian, alat ini bekerja dengan cara menguapkan sisa kelembapan pada rambut yang kering. Panas yang dihasilkan alat ini juga memutus ikatan hidrogen pada helai rambut, sehingga kamu bisa membentuk rambut menjadi bentuk yang berbeda (meluruskan dengan alat pelurus rambut atau membuatnya bergelombang dengan alat pengeriting rambut). Saat rambut mendingin, ikatan hidrogen kembali terbentuk, mengunci tatanan gaya rambut. Alat catokan rambut dapat membuat rambut berkilau dan halus karena telah menekan kutikula rambut yang terkelupas, yang dapat menyebabkan rambut menjadi kusut dan tampak kusam. Air, keringat, dan kelembapan yang ada di udara bisa memutus ikatan hydrogen pada rambut, yang pada waktunya membuat rambut bisa kembali ke tekstur aslinya.
Cara Kami Memilih dan Menguji
Ini adalah pembaruan dari panduan yang awalnya diterbitkan oleh Wirecutter pada 2016. Sejak saat itu, pilihan alat catok rambut di pasaran telah semakin banyak, tapi “struktur helai rambut tidak berubah,” kata Trefor Evans, ahli kimia dan peneliti di TRI Princeton, sebuah institusi nirlaba yang fokus pada pengujian dan pengembangan produk perawatan pribadi.
Dalam riset awal saya untuk pembaruan ini, saya mewawancarai seorang ahli kimia dan peneliti rambut (Evans), seorang dokter kulit yang fokus pada kerontokan rambut, dan dua penata rambut. Saya membaca beberapa makalah akademik tentang struktur rambut dan berkonsultasi dengan puluhan rekan untuk mengetahui alat catokan mana yang memberikan hasil terbaik, seringkali berlangsung selama beberapa tahun, untuk berbagai tipe ikal dan panjang rambut mereka. Saya juga menelusuri Sephora, Ulta, Target, CVS, dan Amazon, serta menelaah ulasan daring yang mempertahankan rating tinggi selama ratusan (atau bahkan ribuan) ulasan.
Seperti panduan asli kami, untuk panduan ini kami mengabaikan klaim pemasaran tentang muatan ionik, lapisan berlian, dan komposisi pelat, karena para penata rambut menunjukkan bahwa fitur-fitur tersebut semuanya memiliki kelebihannya masing-masing. Dan memang, dalam pengujian, kami mencoba iron dengan pelat titanium, keramik, dan turmalin, dan tidak menemukan satu jenis pelat yang mengungguli yang lain. Kami mencari alat catok yang menawarkan rentang suhu yang baik, dengan titik optimal di kisaran 200 °F hingga 400 °F (meskipun kami juga menguji GHD Chronos yang hanya punya satu pengaturan suhu, yaitu 365 °F).
Meskipun kami mencoba dua model dengan pengaturan berupa dari rambut basah ke lurus, kami terutama mempertimbangkan alat yang digunakan pada rambut kering, karena para ahli menunjukkan betapa merusaknya panas tinggi yang dihasilkan alat catok pada helai rambut yang basah (meskipun salah satu model alat catok yang kami uji untuk rambut “basah-ke-lurus” punya suhu maksimum rendah yaitu 285 °F).
Model alat catok terpanas yang kami uji adalah BabylissPro Prima, dengan suhu maksimum 465 °F. (Beberapa ahli yang saya wawancarai menyarankan agar suhu tidak melebihi 420 °F, tapi mereka juga mengakui bahwa rambut dengan tipe ikal mungkin membutuhkan panas lebih tinggi. Pada akhirnya, suhu ideal flat iron bisa berbeda-beda antara tiap orang dan bahkan antar bagian rambut satu orang.)
Dari daftar awal sebanyak 45 alat, saya memilih 19 yang saya uji langsung pada potongan rambut bob saya. Setiap empat bulan, biasanya saya melakukan perawatan keratin di salon untuk menjaga rambut saya yang memiliki tipe 2A-2B ini, tapi saya melewati perawatan tersebut saat menguji alat-alat ini. Saya juga merekrut empat kolega dengan berbagai panjang dan tekstur rambut untuk membantu penilaian awal selama tiga minggu. Mereka mencoba alat catok pada rambut yang baru dicuci, beberapa hari belum dicuci, rambut yang di-bleach atau berwarna, serta rambut asli tanpa perlindungan panas. Dari situ, saya mempersempit menjadi enam alat untuk pengujian lanjutan oleh penguji berbayar Wirecutter dan staf. Total 21 orang ikut menguji alat-alat tersebut, dengan tipe rambut dari 1C (lumayan lurus dengan sedikit gelombang) hingga 4B (sangat keriting dan rapat). Meskipun saya menunjukkan merek alat catoknya ke penguji, saya tidak memberi tahu harga dari alat tersebut sampai pengujian selesai dilakukan.
Para penguji menilai catokan rambut berdasarkan kriteria berikut:
- Kekuatan meluruskan: Kami mempertimbangkan seberapa efektif dan efisien alat tersebut dapat meluruskan rambut. Selain itu, kami mencari alat yang bisa meluncur dengan mudah tanpa menyangkut, menarik, atau merusak helai rambut. Penting bahwa alat catok mampu membuat rambut dengan berbagai jenis ikal menjadi terasa licin, halus, dan berkilau, bukan gosong, rusak, atau bercabang.
- Kenyamanan dan kemudahan penggunaan: Kami mencari alat yang nyaman digenggam dan memiliki antarmuka intuitif dengan tampilan yang jelas. Kami mengutamakan opsi yang cukup kuat tapi cukup ringan agar bisa digunakan dalam posisi sulit. Menggunakan catokan rambut itu memerlukan waktu dan ketelitian, terutama pada bagian anak rambut, jadi beberapa alat akan terasa berat dan sulit digunakan untuk perawatan penuh. Penguji dengan tantangan mobilitas, termasuk yang memiliki arthritis dan carpal tunnel syndrome (saraf terjepit pada pergelangan tangan), secara khusus memperhatikan saat alat sulit digenggam atau dimanuver.
- Presisi dan keselamatan: Sebagian besar alat yang kami uji memiliki pelat dengan ukuran sekitar 1 inci lebar dan 4 inci panjang (ukuran yang direkomendasikan oleh penata rambut yang kami wawancarai). Namun, beberapa alat lebih unggul dalam menjangkau bagian kecil di sekitar garis rambut.
- Fitur tambahan: Kami mencatat saat alat memiliki fitur mati otomatis, kunci suhu, dan detail kecil seperti Velcro untuk mengatur kabel panjang.
Kompetisi
BabylissPro Nano Titanium Ionic Straightening Iron memiliki beberapa fitur yang kami suka untuk pilihan alat catok multitasking terbaik, BabylissPro Nano Titanium Prima, termasuk pelat yang cepat panas dan antarmuka alat ini terbilang intuitif. Hanya saja, alat ini membuat rambut lurus tapi kurang halus dan licin. Pelatnya juga cepat panas sehingga kadang terasa kurang nyaman, terutama saat alat dekat dengan akar rambut. Alat ini juga tidak punya fitur mati otomatis, dan saklar daya harus ditekan dengan sungguh-sungguh agar benar-benar mati. Kami juga bingung dengan BabylissPro Nano Titanium Vented, yang kami coba pada rambut basah dan kering. Alat ini memang meluruskan rambut, tapi membuat rambut terasa kering dan kusam. Dengan harga hanya sekitar 10 dolar lebih mahal, Prima adalah peningkatan yang signifikan.
Beberapa staf mengenang CHI G2 sebagai alat menata rambut favorit pertama mereka (ada yang kehilangan alat ini di hotel dan merindukannya seperti kehilangan cinta lama mereka). Alat ini memang sederhana dan mudah digunakan, tapi kami lebih suka bentuk CHI Lava yang lebih ramping. Penguji menghargai betapa cepat dan mudah alat ini meluncur di rambut: “Suhunya cukup untuk meluruskan rambut sangat keriting yang saya miliki,” kata salah satu penguji. Namun, pada akhirnya alat ini dikalahkan oleh Remington yang menjadi pilihan kami.
Conair InfinitiPro Tourmaline Ceramic adalah runner-up versi sebelumnya dan tetap jadi pilihan yang solid dan terjangkau. Namun, pelatnya panjang (4,75 inci) dan tidak meruncing seperti Bio Ionic 10X, serta ketegangannya menyebabkan rambut seolah terkekang. Tombol pengatur suhunya kecil dan terasa seperti barang murah, kami lebih suka layar digital dan tampilan suhu tepat dari Remington.
Drybar Reserve Dual Plate Hair Straightener dengan empat pelat mini terasa seperti hanya gimmick dan sulit untuk digunakan. Pelatnya bisa diatur suhu berbeda, tapi meski ada petunjuk, sulit membedakan pelat mana yang paling panas.
Tidak ada alat yang lebih mengejutkan dan membuat kecewa seperti Dyson Airstrait Wet-to-Dry Straightener. Banyak staf Wirecutter penggemar Dyson Supersonic Dryer dan Airwrap, dan sangat antusias mencoba Airstrait. Namun, sebagian besar penguji tidak suka alat ini karena bodinya yang berat dan besar (kabel dan transformernya memakan ruang di kamar mandi kecil). Alat ini bekerja sangat baik untuk mengeringkan dan meluruskan rambut halus, tapi penguji dengan rambut keriting melaporkan kekecewaan besar. Bahkan, satu penguji dengan rambut 4A dan rambut berwarna mengalami kerusakan rambut akibat panas.
FHI Heat Platform dan Platform Plus cukup baik tapi tidak hebat, terutama untuk harganya. Tombol pengatur suhu berada di dalam penjepit, dengan angka yang kecil sehingga sulit dibaca. FHI Heat Platform Signature punya tampilan digital yang jelas dan pegangan ergonomis, tapi sering membuat rambut tersangkut meski helai rambut sudah dilindungi.
Secara umum, penguji menyukai GHD Chronos: ringan, responsif, mudah direnggangkan. Fitur kecil seperti sarung silikon, bunyi saat on/off, dan lampu indikator yang bisa dilihat dari jauh sangat diapresiasi oleh penguji. Namun, performanya tak cukup bagi penguji: hanya punya satu suhu 365 °F yang cocok untuk rambut lurus atau sedikit bergelombang, tapi dianggap kurang panas untuk rambut keriting.
GVP Ceramic Titanium Digital Flat Iron adalah pilihan di versi sebelumnya dan masih dianggap alat dasar yang bagus, tapi perlu beberapa kali “gosokan” agar rambut bisa benar-benar lurus, dan beberapa penguji dengan rambut keriting merasa hasilnya kurang halus dan licin dibanding Remington yang menjadi pilihan kami.
Hot Tools Pro Artists Gold Evolve Ionic memiliki desain silinder dan pengaturan yang sulit: tools memutar ujung alat untuk mengatur suhu menyebabkan beberapa penguji secara tidak sengaja mengubah suhu saat menggunakan alat ini. Bentuknya besar dan terasa kurang nyaman, dan meski bulat, alat ini tidak cocok untuk membuat tatanan rambut bergelombang atau keriting halus. Untuk alat serbaguna seperti ini, panel penguji lebih suka BabylissPro Nano Titanium Prima.
Paul Mitchell Neuro Sleek Titanium nyaman di tangan, tapi tidak luar biasa. Tampilan suhu alat ini terasa membingungkan, dengan lima titik cahaya tanpa label dan tombol untuk 450 °F. Alat ini biasanya memiliki harga sekitar 150 dolar AS dan tidak memberikan efek wow sesuai harga.
Rusk W8less Professional Ceramic and Tourmaline Str8 Iron, yang sebelumnya pernah direkomendasikan, menunjukkan banyak kekurangan. Sama seperti Conair, alat ini punya dial manual yang tidak presisi dengan angka 1 sampai 50 tanpa suhu jelas, alat juga terasa seperti barang murah meski harga sebenarnya mendekati 100 dolar AS.
T3 Lucea Professional Straightening Iron adalah alat yang elegan dan efektif, tapi desainnya kurang bagus: pengaturan suhunya berupa titik-titik cahaya tanpa angka, dan tombol power alat ini berada di bawah telapak tangan, sehingga sering tidak sengaja mati saat digunakan.
Artikel ini diedit oleh Hannah Morrill dan Jennifer G. Sullivan. Versi awal ditulis oleh Hannah Waters.
Sumber
- Trefor Evans, PhD, ahli kimia dan peneliti rambut, wawancara telepon, 9 Mei 2025
- Kristen Lo Sicco, MD, dokter kulit, wawancara email, 1 Mei 2025
- Xavier Velasquez, penata rambut, wawancara video, 7 Mei 2025
- Rogério Cavalcante, penata rambut, wawancara email, 12 Mei 2025
Tentang Penulis
Rory Evans
Apa yang Saya Tulis: Di Wirecutter, saya meliput produk kecantikan dan perawatan kulit.
Artikel ini dipublikasikan di Wirecutter.
(c) 2025 Wirecutter
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!