TRIBUNSHOPPING.COM - Mengatasi keran air bocor perlu dilakukan segera agar tidak berujung pada pemborosan.
Bukan hanya pemborosan air, masalah ini dapat pula berujung pada pemakaian listrik yang membengkak.
Tentu saja karena intensitas pemakaian pompa air yang meningkat untuk kembali mengisi toren.
Dapatkan keran air PALOMA FCP 9673 dengan harga dan promo terbaiknya di sini.
Tidak sesulit yang dibayangkan, cara mengatasi keran air bocor di rumah bisa dilakukan sendiri.
Dengan mengetahui cara mudah mengatasinya, kamu tidak perlu memanggil tukang lagi untuk memperbaiki keran air bocor.
Untuk itu, simak hingga tuntas sajian yang sudah Tribunshopping.com rangkum berikut ini.
1. Siapkan Peralatan

Walaupun sedikit repot, keran air yang bocor perlu diatasi segera.
Sebab seperti yang sudah disebutkan, keran air bocor di rumah bisa berujung pada pemborosan.
Beruntung karena mengatasi keran air bocor tidak sesulit yang dibayangkan.
Namun sebelum kamu turun tangan untuk mengatasinya, awali dulu dengan mempersiapkan sejumlah peralatan.
Cukup sediakan beberapa peralatan macam kunci pass, tang, gunting dan sejumlah parkakas perbaikan ringan lainnya.
Baca juga: Cara Menyambung Selang ke Pipa Paralon dan Keran Air agar Tak Mudah Bocor
Sediakan pula seal tape, asing dengan benda ini?
Perlu diketahui, seal tape merupakan pita perekat yang umum digunakan untuk membalut drat keran air.
Fungsinya agar air tidak merembes keluar melalui celah-celah yang ada pada drat.
2. Cari Tahu Sumber Kebocoran

Setelah peralatan dirasa cukup, selanjutnya cari tahu sumber kebocoran pada keran air.
Sebab bila dirinci kembali, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan keran air bocor.
Salah satunya usia pemakaian keran air yang sudah lanjut alias terlalu lama.
Sepele, pemasangan keran yang kurang kencang juga bisa membuat aliran air bocor.
Bukan itu saja, rusaknya karet O-Ring atau Seal lain di dalam keran juga beresiko membuat aliran air tidak berhenti mengucur.
Dengan mengetahui sumber kebocoran, hal ini sedikit banyak akan mempermudah cara mengatasinya.
3. Matikan Aliran Air dari Toren

Langkah selanjutnya yakni matikan aliran air dari toren.
Dalam pemakaian sehari-hari, umumnya keran air tersambung dengan toren, tandon atau bak penampungan.
Kebanyakan instalasi saluran air pada toren menggunakan keran utama.
Ini merupakan keran pertama yang dipasang pada lubang outlet atau keluaran dari toren air
Tutup keran utama ini agar aliran air dari toren berhenti.
Tentu saja tujuannya agar kebocoran keran air dapat diatasi dengan lebih mudah.
Jika toren tidak dipasangi keran utama, kamu bisa mengakalinya dengan menguras air sampai habis.
4. Bongkar dan Lepas Keran dari Pipa

Mematikan aliran air perlu dilakukan agar mengatasi keran yang bocor bisa lebih mudah.
Setelah aliran air dimatikan, segera bongkar dan lepas keran dari sambungan pipa.
Kamu bisa menggunakan kunci pipa atau kunci pass dengan ukuran yang sesuai.
Baca juga: 5 Tips Memilih Keran Air untuk Wastafel Dapur, Biar Awet dan Tak Gampang Aus
Selanjutnya, cek kondisi tuas pada keran dengan membuat gerakan membuka dan menutup.
Bukan hanya tuas, periksa pula komponen di dalam keran air macam karet O-ring dan Seal.
Ini merupakan komponen yang bisa menjadi biang kerok terjadinya kebocoran pada keran air.
5. Ganti Karet O-Ring dan Seal

Karet O-Ring menjadi salah satu komponen keran air yang perlu dicek kondisinya.
Sesuai penyebutannya, ini merupakan benda yang menyerupai cincin namun terbuat dari karet.
Umumnya karet O-Ring dipasang sebagai segel pada beberapa bagian keran.
Seiring lamanya pemakaian, karet O-Ring bisa aus sehingga berpeluang menjadi celah kebocoran.
Bukan itu saja, beberapa karet seal terutama pada bagian klep juga beresiko menjadi biang kerok masalah ini.
Segera lakukan penggantian jika memang kondisi karet O-Ring dan seal sudah tidak dapat digunakan.
6. Pastikan Keran Air Dipasang Kencang

Seperti yang sudah sedikit dibahas di awal, pemasangan yang kurang kencang juga beresiko membuat keran air bocor.
Tentu salah karena hal ini disebabkan oleh terbukanya celah pada drat keran dan sambungan pipa.
Maka dari itu agar hal ini tidak terjadi, pastikan keran air dipasang dengan kencang.
Bukan itu saja, tambahkan seal tape agar drat keran tidak menjadi celah kebocoran air.
Namun hindari terlalu banyak membalutkan pita perekat ini agar keran tetap bisa dipasang pada sambungan pipa.
7. Pasang Keran Air Baru

Usia pemakaian keran yang sudah lanjut alias terlalu lama beresiko pula menjadi biang kerok kebocoran air.
Oleh karenanya, segera beli dan pasang keran air baru.
Sebab bila keran lama terus dipertahankan, artinya pemborosan air dan listrik di rumah masih tetap akan berlanjut.
Jika memang butuh diganti baru, segera lakukan penggantian keran baru untuk menyudahi masalah kebocoran air di rumah.
Demikian setidaknya tujuh cara mudah mengatasi keran air bocor di rumah yang bisa dilakukan sendiri tanpa panggil tukang.
Pahami beberapa poin yang sudah disebut dan dijelaskan di atas, selamat mencoba! (*)
(RamaFitra/Tribunshopping.com)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!