TRIBUNSHOPPING.COM - Stopkontak menjadi salah satu benda yang umum ditemukan di rumah.
Sederhananya, benda ini sering dikenal pula dengan nama colokan listrik.
Dapatkan SEKAI Blender Portable Mini PB 102 dengan harga terbaiknya di sini.
Sebagai salah satu bagian dari instalasi listrik rumah, keamanan pemakaian stopkontak perlu diperhatikan.
Bagaimana tidak, sembarangan dalam memakai stopkontak beresiko membahayakan diri dan keluarga.
Untuk itu, sebaiknya simak tujuh tips penting menjaga stopkontak di rumah agar tetap aman berikut.
1. Hindari Menumpuk Banyak Beban

Sesuai fungsinya, stopkontak umum dipakai untuk menyambungkan alat elektronik ke aliran listrik.
Stopkontak biasanya dipasang pada beberapa titik di rumah, seperti ruang tamu, kamar tidur dan dapur.
Lebih lanjut, pemakaian stopkontak yang aman perlu diketahui pula agar tidak membahayakan penghuni rumah.
Apakah kamu tipe orang yang gemar menancapkan banyak alat elektronik pada satu lubang stopkontak saja?
Jika iya, sebaiknya pikirkan kembali bila kamu masih terpikir untuk melakukannya.
Baca juga: 5 Tips Jitu Mencegah Kebakaran Rumah dari Area Dapur, Salah Satunya Hindari Menumpuk Stopkontak
Menancapkan banyak alat elektronik di satu lubang stopkontak saja bisa pula diartikan 'membebani'-nya.
Ada baiknya, satu lubang stopkontak dipakai untuk satu alat elektronik saja.
Bahkan bila terpaksa, pastikan pemasangan sambungan stopkontak tidak terlalu banyak bercabang.
2. Cek Kabel Secara Rutin

Demi keamanan, lakukan pula pemeriksaan kabel untuk menyambungkan stopkontak.
Sebab seiring lamanya pemasangan, kualitas instalasi dan kondisi kabel umumnya menurun.
Salah-salah ada beberapa bagian kabel yang terkelupas.
Bila tidak segera diketahui, hal ini bukan hanya bisa membuat stopkontak tidak bisa digunakan.
Parahnya hal ini berisiko pula menyebabkan sengatan atau bahkan kosleting listrik.
Saat ingin mengecek instalasi kabel di rumah dan stopkontak, sangat disarankan untuk mematikan aliran listrik lewat MCB di meteran.
3. Cabut Kabel Alat Elektronik secara Perlahan

Sejumlah kebiasaan buruk kerap pula membuat stopkontak punya umur pemakaian pendek.
Ambil salah satu contohnya yakni saat kamu mencabut kabel alat elektronik yang telah selesai digunakan.
Apakah kamu langsung menariknya dengan kasar dan tanpa hati-hati?
Jika ingin stopkontak tidak awet, kebiasaan buruk ini bisa saja tetap dilakukan.
Namun tentu baiknya, sejumlah kebiasaan buruk dalam pemakaian stopkontak seperti ini perlu ditinggalkan.
Bukan hanya membuat stopkontak pecah atau copot dari dinding.
Menarik kabel alat elektronik dari stopkontak secara kasar beresiko pula membuatnya cepat putus.
Baca juga: 5 Penyebab Korsleting Listrik di Rumah yang Perlu Diwaspadai, Perhatikan Menumpuk Stopkontak
4. Pasang Pelindung Stopkontak

Sekarang coba perhatikan sejumlah titik stopkontak yang terpasang di rumah.
Apakah letaknya aman alias jauh dari jangkauan anak-anak?
Jika iya, berarti pemasangan stopkontak benar-benar telah dipikirkan dengan matang.
Namun jangan khawatir bila masih ada beberapa stopkontak yang letaknya kurang atau bahkan tidak aman.
Dikatakan demikian karena kamu bisa memasang cover atau pelindung stopkontak.
Alhasil stopkontak lebih aman alias tidak mudah dijangkau oleh anak-anak yang umumnya punya rasa keingintahuan tinggi.
5. Jangan Biarkan Stopkontak Terkena Air

Memasang cover atau pelindung pada stopkontak punya sejumlah keuntungan.
Seperti yang sudah disebutkan, salah satu keuntungannya yakni aman dari jangkauan anak-anak.
Bukan itu saja, pelindung stopkontak juga perlu dipasang agar tidak mudah terkena air.
Pelindung stopkontak akan diperlukan pada beberapa titik, seperti dapur, sumur atau area lain yang mudah basah.
Sebab aliran listrik yang terkena air parahnya bisa memicu korsleting listrik, salah satu penyebab kebakaran bangunan.
6. Sesuaikan dengan Daya Listrik Rumah

Di Indonesia, daya listrik di tiap rumah bisa saja berbeda-beda sesuai kebutuhan penghuninya.
Paling kecil, sebuah rumah atau bangunan menggunakan daya listrik 450 VA.
Dengan kebutuhan yang lebih besar, rumah juga bisa menggunakan daya listrik 900 VA hingga 6600 VA.
Lantas apa hubungannya dengan pemakaian stopkontak?
Sebaiknya, gunakan alat-alat elektronik dengan spesifikasi yang sesuai daya listrik di rumah.
Hal ini agar stopkontak tidak mengalami overloading atau menanggung beban yang terlalu berat.
Jika memang sedang tidak stabil, hindari pula menyalakan AC, TV, Vacuum Cleaner dan alat elektronik lain secara bersamaan.
7. Bersihkan dengan Lap Kering

Lantaran terlalu dekat sumber listrik, apakah bodi stopkontak harus dibiarkan kotor seiring dengan lamanya pemakaian?
Padahal stopkontak yang kotor bisa saja mempengaruhi keindahan ruangan.
Jika memang ingin membersihkannya, kamu harus menggunakan kain lap kering.
Jangan sekali-kali menggosokkan lap lembab atau bahkan basah ke area stopkontak.
Demi keamanan yang makin terjamin, sebaiknya matikan aliran listrik di rumah lewat sakelar MCB yang umumnya ada di meteran.
Baca juga: 5 Penyebab Stopkontak Meleleh dan Terbakar, Awas Jangan Disepelekan
Demikian setidaknya tujuh tips menjaga stopkontak di rumah agar tetap aman.
Walaupun sepele, beberapa poin yang sudah disebutkan hendaknya perlu dipahami.
Hal ini agar stopkontak bisa dipakai sesuai fungsinya, serta tidak membahayakan keselamatan penghuni rumah. (*)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!