TRIBUNSHOPPING.COM - Buah kersen adalah jenis buah yang mudah ditemui.
Memiliki nama ilmiah Muntingia calabura L merupakan buah yang mudah dijumpai di Indonesia.
Buah ini memiliki beragam sebutan berbeda di tiap-tiap daerah, seperti ceri di Sunda, keres, dan talok di Jawa.
Dilansir dari bukunya Julia F Morton “Fruits of Warm Climates” tahun 1987, menguraikan, setidaknya, ada 12 jenis senyawa yang terkandung dalam buah kersen atau talok.
Air sebanyak 77,8 g, serat: 4,6 g, vitamin C (antioksidan): 80.5 mg, lemak: 1,56 g, zat besi: 1,18 mg, karotin: 0,019 mg, protein: 0,324 g, fosfor: 84 mg, niacin: 0,554 mg, kalsium: 124,6 mg, vitamin B1(Tiamin): 0,065 mg, dan riboflavin: 0,037 mg juga terkandung dalam buah kersen.
Dari banyaknya kandungan senyawa diatas, buah kersen memiliki segudang manfaat tak terduga.
Mulai dari sembuhkan asam urat hingga bisa melindungi jantung dari lemah jantung.
Tak hanya dua manfaat tersebut, beberapa manfaat tak terduga lainnya juga bisa didapat dengan mengonsumsi buah kersen.
1. Mengobati asam urat
Di Indonesia, buah kersen sering digunakan untuk mengobati asam urat.
Buah kersen juga terbukti dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh penyakit asam urat.
2. Kram perut
Selain buah kersen, bunga kersen juga dapat dimanfaatkan sebagai antiseptik dan untuk mengobati kram perut.
Kita hanya perlu merebus bunga kersen dan meminum airnya.
3. Antioksidan
Sebuah studi menunjukkan bahwa kadar antioksidan yang tinggi dalam buah kersen.
Jika sering mengonsumsi buah kersen, akan mendapatkan antioksidan yang alami.
Antioksidan bertugas untuk menguatkan sistem imun tubuh dan melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker.
Baca juga: 8 Makanan Ini Bisa Jadi Solusi Tepat untuk Turunkan Kolesterol Tinggi dan Meringankan Asam Urat
4. Antibakteri
Menurut beberapa penelitian, buah kersen memiliki sifat antibakteri yang sebanding dengan antibiotik standar yang biasa digunakan dalam dunia medis.
Para peneliti juga menemukan adanya senyawa antibakteri yang kuat dalam buah kersen.
5. Antiseptik
Selain buah dan bunga kersen, daun kersen ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk antiseptik.
Rebusan daun kersen dapat membunuh mikroba.
Daun kersen terbukti bisa membunuh bakteri, termasuk: C. diphtheriae, S. aureus, P. vulgaris, S. epidermidis, dan K. rhizophil.
Sifat anti-bakteri itu berasal dari senyawa yang terkandung dalam daun kersen, seperti tanin, flavonoid, dan saponin.
6. Anti-inflamasi
Rebusan daun kersen juga memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan) dan juga dapat menurunkan demam.
Baca juga: 7 Jamu Herbal Ini Ampuh Mengatasi Asam Urat, Bahan-bahan Mudah Dijamin Bisa Diramu Sendiri di Rumah
7. Melindungi jantung
Ekstrak daun kersen juga diketahui dapat melindungi miokardium yang berdampak pada penurunan yang signifikan dalam pembatasan kebocoran enzim dari miokardium.
Tak hanya buah, bunga, dan daun kersen, akar pohon kersen ternyata juga dapat menjadi obat anti kanker.
8. Anti-tumor
Daun kersen juga dilaporkan memiliki efek anti-tumor.
Kandungan flavonoid yang dimiliki oleh daun kersen diketahui dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
9. Anti-kanker
Setelah buah, bunga dan daun, salah satu studi menemukan adanya sifat anti-kanker pada pohon kersen, dengan ditemukannya flavonoid sitotoksik baru pada akar kersen.
Wah ternyata banyak banget ya manfaat tanaman kersen bagi kesehatan manusia, pantas harganya sekarang mahal. (*)



Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!