TRIBUNSHOPPING.COM - Penipuan online atau dalam jaringan (daring) marak terjadi di era digital ini.
Sempat viral, salah satu bentuk penipuan online yakni lewat file dengan ekstensi Android Package Kit (APK).
Modus yang digunakan oleh para pelaku beraneka ragam, ambil salah satu contohnya mengirim undangan pernikahan.
Murah Rp 1 jutaan, dapatkan vivo Y17s dengan harga terbaiknya di sini.
Bahayanya, penipuan online lewat file APK ini bisa menyebabkan kerugian secara finansial.
Sebab bila terunduh dan diberi perizinan, file ini bisa menjadi celah para pelaku untuk mengakses data diri sang korban.
Agar hal buruk ini tidak terjadi, berikut Tribunshopping.com rangkumkan lima cara menghindari penipuan online lewat file APK.
1. Jangan Asal Klik Link
Penipuan online lewat file APK biasanya dilancarkan dengan aplikasi chatting macam WhatsApp.
Dalam melancarkan aksinya, para pelaku akan mengirimkan pesan yang berisikan file APK.
Modusnya ada beragam, mulai dari surat undangan pernikahan digital hingga resi dari layanan ekspedisi.
Untuk menghindarinya, jangan asal klik link atau file yang dikirimkan lewah chat.
Sebaiknya ketahui terlebih dahulu siapa yang mengirim pesan.
Baca juga: 5 Tips Ampuh Menjaga Keamanan Akun Facebook, Atur Ulang Kata Sandi dan Hindari Phising
Jika dikirim oleh nomor tidak dikenal, kamu perlu menaikkan tingkat kewaspadaan.
Tetap berhati-hati pula jika ada teman yang mengirim file APK atau link yang kamu sendiri tidak memintanya.
Salah-salah, bukan temanmu yang mengirimkannya sendiri alias kontak atau akunnya dibajak oknum tidak bertanggung jawab.
2. Hindari Asal Setuju Pengunduhan File
Seperti yang sudah disebutkan, cara utama untuk menghindari penipuan online adalah jangan asal klik link.
Hal ini bertujuan untuk mencegahmu diarahkan ke website atau laman yang tidak jelas.
Bukan hanya itu saja, tidak asal klik juga dapat menghindarkanmu dari aktivitas pengunduhan file APK.
Namun bila sudah terlanjur diklik, pastikan untuk tidak menyetujui apapun yang diminta.
Termasuk pengunduhan file yang tidak dikenal dan bisa membahayakan perangkat.
Lebih-lebih, jangan beri perizinan sejumlah akses pada aplikasi yang tidak dikenali.
3. Ganti Password dan PIN Berkala
Saking dekatnya dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, banyak yang terkecoh dengan metode penipuan online ini.
Selain undangan pernikahan, modus yang dipakai untuk menyebarkan file APK masih ada beragam.
Sebut saja macam surat tilang online, tagihan dari PLN dan lain sejenisnya.
Jika muncul aplikasi dan aktivitas aneh di HP yang dipakai, sebaiknya waspada.
Jangan-jangan kamu secara tidak sadar sudah masuk ke dalam jeratan modus penipuan online ini.
Baca juga: 7 Tips Mudah Membuat WhatsApp Lebih Privat dan Aman, Dijamin Efektif
Agar tidak makin menjadi-jadi menimbulkan kerugian besar, sebaiknya lakukan penggantian password secara berkala.
Adapun password yang dimaksud di sini adalah kata sandi untuk mengakses sejumlah akun atau layanan digital lain.
Tidak hanya itu saja, Personal Identification Number (PIN) ATM sebaiknya juga diperbarui secara berkala demi keamanan.
4. Hindari Mengumbar Data Pribadi di Media Sosial
Data diri yang diumbar di media sosial juga bisa menjadi celah terjadinya penipuan online.
Bagaimana tidak, kini banyak pengguna yang dengan terang-terangan membagikan sejumlah informasi pentingnya.
Sebut macam tanggal lahir, alamat dan sejumlah data pribadi yang seharusnya tidak perlu diumbar di internet.
Agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi, jaga baik-baik informasi tersebut.
Jangan pula terkecoh dengan permintaan untuk mengirimkan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Sebaiknya ketahui terlebih dahulu tujuan dari dimintanya dua dokumen penting ini.
Sebab dalam keduanya, terdapat informasi pribadi yang tidak jarang dipakai pula untuk data perbankan.
5. Selalu Unduh Aplikasi Lewat Platform Resmi
Untuk menghindari terjadinya penipuan online, pastikan pula untuk selalu mengunduh aplikasi lewat platform resmi.
Ambil contoh jika kamu pengguna Android, pemasangan aplikasi umumnya dilakukan melalui Google Play Store.
Sementara untuk para pengguna iOS atau iPhone, kamu mungkin tidak asing lagi dengan App Store.
Tujuan dari hal ini adalah agar kamu tidak terkecoh dengan sejumlah penawaran yang pada akhirnya merugikan.
Mengunduh aplikasi di luar platform resmi ditakutkan pula menjadi celah masuknya virus dan malwate ke perangkat.
Baca juga: 5 Cara Ampuh Memaksimalkan Keamanan Akun Telegram, Wajib Dicoba
Modus penipuan online dengan menyebarkan file APK mungkin sudah kamu ketahui.
Sebab fenomena ini sempat viral karena pada akhirnya menyebabkan kerugian finansial.
Di atas sudah disebutkan setidaknya lima cara menghindari penipuan online lewat file APK, selalu berhati-hati dalam berinternet ya! (*)
(RamaFitra/Tribunshopping.com)




Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!