TRIBUNSHOPPPING.COM - Main game memang sangat menyenangkan, apalagi jika didukung dengan periferal yang sesuai.
Misalkan saja dengan headset gaming, kamu jadi bisa mendengarkan audio yang lebih detail saat bermain game.
Klik link ini untuk mendapatkan headset gaming berkualitas dan murah.
Suara langkah maupun tembakan dari musuh bakal terdengar dengan baik dan akurat saat memainkan game FPS.
Atau suara sorak penonton saat kamu bermain game sport seperti sepak bola.
Namun, untuk memilih headset khusus untuk gaming tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Agar tidak salah memilih, kamu harus memerhatikan beberapa hal sebelum membeli headset gaming.
Dilansir dari makeusof.com, Rabu (10/08/2022), ini cara memilih headset gaming.
Baca juga: 5 Headset Gaming Logitech Terbaik, Desain Ringan Suara Nyaman
1. Nyaman di Kepala dan Telinga
Bermain game mungkin tidak akan bisa selesai dalam waktu yang singkat.
Kamu mungkin bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan PC maupun laptop.
Bila begini, headset gaming yang harus kamu pilih memiliki desain yang nyaman dipakai.
Bila terlalu berat maupun ketat, kemungkinan kepala maupun leger akan terasa tegang dan mengakibatkan pegal-pegal.
Maka, penting bagi kamu untuk mencoba kesesuaian headset sebelum memutuskan untuk membelinya.
Kamu juga harus mempertimbangkan bagaimana kesan earcup-nya saat kamu menggunakannya.
Jika terlalu ketat atau panas, mungkin headset yang kamu kurang cocok untukmu.
Menggunakan headset yang kurang nyaman bisa menghambat performa gaming kamu.
Kamu malah akan lebih berfokus menyesuaikan headset dibanding permainan.
2. Kualitas Suara
Kamu pastinya tidak ingin mendengarkan suara game yang terdengar seperti kresek-kresek, bukan?
Makanya, hal lain yang juga perlu kamu prioritaskan saat memilih headset gaming adalah kualitas suaranya.
Jadi, sebelum kamu memutuskan untuk memilih headset gaming pilihanmu, cobalah dengarkan kualitas audionya dulu.
Dengan begitu, kamu bisa tahu bagaimana profil suara yang diberikannya.
Sekalipun periferal itu dari merek ternama seperti JBL, Rexus, SteelSeries, atau Razer, kamu tetap harus mencobanya.
Cobalah untuk memainkan jenis permainan favorit kamu, misalnya genre FPS seperti CS:GO.
Pastikan headset bisa menangkap suara kecil seperti langkah musuh yang mengendap-endap.
Dengan begitu, kamu bisa bergerak cepat untuk bersiap-siap membidik musuh.
Baca juga: Review REXUS Thundervox HX9, Headset Gaming dengan Mikrofon 4 Titik Driver
3. Kualitas Mikrofon
Satu hal lain yang tidak boleh kamu lewatkan adalah kualitas mikrofonnya.
Kenapa? Karena headset gaming dengan mikrofon berkualitas dapat membantu kamu saat berkomunikasi dengan teman setim.
Apa jadinya, bila ketika kamu memberi perintah, namun mereka tidak bisa mendengar dengan jelas.
Apalagi saat menghadapi musuh tepat di seberang, kamu jadi tidak punya waktu untuk mengulang perintah.
Tentu ini akan membuat permainan berjalan tidak lancar, bahkan bisa membuat kamu dan temanmu kalah.
Makanya, kamu juga disarankan untuk mencoba kualitas mikrofon yang ada di headset gaming.
Nah, untuk modelnya kamu bisa memilih mikrofon boom, bila kamu ingin teman setim mendengarkan suaramu dengan jelas.
Mikrofon boom bisa menghasilkan suara yang jernih, sehingga kesempatan memenangkan game pun semakin di depan mata.
4. Koneksi Kabel atau Nirkabel
Sebagian besar gamer profesional biasanya lebih memilih headset gaming berkabel.
Ini karena periferal tersebut mempunyai latensi nol, sehingga tidak akan ada delay antara animasi dan audio game.
Dengan headset gaming berkabel, kamu bisa bersiap-siap untuk menyergap ketika mendengar langkah kaki musuh yang mendekat.
Beda halnya dengan headset gaming wireless atau nirkabel, biasanya masih memiliki latensi.
Bila headset yang kamu miliki punya latensi buruk, mungkin dirimu yang akan ditembak oleh musuh.
Meski begitu, sekarang sudah ada beberapa headset gaming wireless yang minim latensi.
Walaupun masih tetap unggul headset gaming kabel kalau soal latensi.
Namun, headset nirkabel masih memiliki tempat tersendiri dalam bermain game.
Headset wireless akan cocok bila kamu sering berpindah-pindah, atau ingin menggunakannya untuk mendengarkan musik maupun menonton film.
Baca juga: RAZER Barracuda X, Headset Gaming 4 Konektivitas yang Punya Audio Powerful
5. Latensi
Jika kamu memilih headset gaming wireless, lihat terlebih dulu standar nirkabelnya.
Untuk menghindari latensi, periksalah apakah headset yang dipilih menggunakan koneksi Bluetooth atau tidak.
Kenapa? Karena headset gaming dengan koneksi Bluetooth lebih memi liki latensi yang baik dibanding ferkuensi radio.
Selain itu, seditaknya pilihlah Bluetooth 5.0 yang sudah lebih cepat untuk transfer data dibandingkan versi 4.0.
6. Daya Tahan Baterai
Selain latensi, kamu juga perlu memerhatikan daya tahan baterai bila memilih headset wireless.
Jika kamu main game hingga berjam-jam, pilihlah headset dengan daya tahan baterai yang sama dengan waktu permainanmu.
Sebagian besar headset wireless memiliki masa pakai baterai 20 hingga 30 jam.
Selain itu, kamu juga perlu memertimbangkan apakaha headset tersebut menawarkan pengisian cepat atau tidak.
Dengan pengisian cepat, kamu tentunya tidak perlu waktu lama untuk menunggu baterai terisi hingga penuh. (*)
(ATIKA / TRIBUNSHOPPING.COM)



Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!