Tips memakai menstrual cup

Sebelum Beralih dari Pembalut ke Menstrual Cup, Pahami Dulu 4 Hal Ini

Salah satu kendala bagi pemula yang mulai beralih dari pembalut ke menstrual cup adalah menentukan mana produk yang bagus dan sesuai.

Penulis: Ririn Sulistiyarningsih
Editor: Andra Kusuma
zoom-inlihat foto
Sebelum Beralih dari Pembalut ke Menstrual Cup, Pahami Dulu 4 Hal Ini
tribunnews.com
Ilustrasi pembalut. tampon, dan menstrual cup 

TRIBUNSHOPPING.COM - Salah satu kendala bagi pemula yang mulai beralih dari pembalut ke menstrual cup adalah menentukan mana produk yang bagus dan sesuai.

Dengan begitu banyak merek menstrual cup yang beredar di pasaran mungkin membuatmu bertanya-tanya yang mana yang harus dibeli sebagai menstrual cup pertamamu. 

Memang saat ini banyak sekali menstrual cup yang beredar di pasaran yang berbeda-beda dalam bentuk, ukuran, warna, dan ketegasan.

Cukup sulit untuk mengetahui apa produknya akan cocok untuk kamu atau tidak.

Sebelum kamu terburu-buru untuk mendapatkan merek paling populer atau apa pun yang paling mudah didapat, berikut adalah beberapa faktor yang harus kamu pertimbangkan.

Baca juga: Mengapa Pembalut Harus Sering Diganti? Ini Jawabannya

1. Perisa ukuran serviksmu

Tinggi leher rahim kamu mungkin merupakan salah satu faktor terpenting yang harus kamu pertimbangkan saat memilih menstrual cup.

Periksa leher rahim kamu di dekat atau selama periode kamu , di mana itu akan menjadi yang terendah di tubuh.

Berdiri dan ambil posisi yang sering disarankan saat memasukkan tampon, menopang salah satu kaki kamu di kursi atau meja kamar mandi.

Tempelkan jari kamu ke dalam vagina dan lihat seberapa jauh kamu harus mencapainya sebelum kamu dapat merasakan serviks kamu.

Jika jari kamu berada di sepanjang jalur vagina dan tidak dapat merasakan serviks , kamu memiliki serviks yang tinggi.

Jika jarimu dimasukkan ke buku jari kedua dan bisa merasakan leher rahimmu, berati kamu memiliki serviks yang sedang

Jika kamu bisa menyentuhnya di dalam buku jari pertama, itu artinya serviksmu rendah.

2. Ketahui kapasitas cairan yang keluar

Jika saat ini kamu menggunakan pembalut sekali pakai, seberapa sering kamu harus mengganti pembalut atau tampon?

Biasanya, kotak tampon memiliki tingkat daya serap dengan perkiraan kapasitas ukuran yang berbeda.

Kamu dapat membandingkan kapasitas tampon yang biasa kamu gunakan, dengan kapasitas menstrual cup.

Misalnya, jika kamu menggunakan satu tampon super dengan kapasitas 12ml selama 3 jam, kamu dapat menggunakan menstrual cup dengan kapasitas 25ml untuk perkiraan 6 jam.

Lebih sulit untuk memperkirakan aliran kamu dengan pembalut, karena pembalut biasanya tidak dilengkapi dengan peringkat daya serap.

Ikuti insting kamu dan buat tebakan berdasarkan seberapa sering kamu harus mengganti pembalut kamu.

Baca juga: Hindari Kebiasaan Buruk Ini dalam Pemakaian Pembalut

3.  Perhatikan kekencangan menstrual cup 

Jika kamu memiliki masalah kandung kemih, seperti kandung kemih yang sensitif, kamu tidak dianjurkan memilih menstrual cup yang benar-benar kencang.

Karena, cup yang keras dapat memberi tekanan pada kandung kemih kamu dan memberi kamu perasaan ingin terus-menerus buang air kecil.

Cups dengan pelek yang sangat menonjol juga tidak disarankan, karena pelek cenderung menekan kandung kemih dengan cukup kuat.

Cup  yang lebih lembut direkomendasikan karena tidak akan menekan kandung kemih dengan tidak nyaman.  

Jika kamu menjalani gaya hidup aktif dan memiliki otot dasar panggul dan vagina yang kuat, cup yang lebih kencang lebih cocok.

Cup yang terlalu lunak bisa hancur oleh otot kamu, yang merusak segel dan menyebabkan kebocoran.

Cup yang lebih kencang yang dapat menahan bentuknya saat berada di dalam tubuh kamu adalah pilihan terbaik.

4. Pilih merek yang berkualitas

Ada banyak merek menstrual cup tiruan yang perlu kamu hidari. 

Menstrual cup tiruan yang terbuat dari bahan yang lebih rendah juga cenderung pecah setelah beberapa bulan.

Menstrual cup dianggap sebagai perangkat medis karena dimasukkan ke dalam tubuh kamu, dan tentunya kamu tidak ingin memasukkan beberapa bahan yang meragukan ke dalam vagina kamu.

Selain itu, menstrual cup tiruan biasanya melanggar paten perusahaan lain, menggunakan desain mereka tanpa membuat perubahan apa pun.

Untuk itu, kamu harus memilih dengan benar produk terbaik untuk kamu.(*)

(RIRIN/TRIBUNSHOPPING.COM)

BERITA TERKINI