TRIBUNSHOPPING.COM- Anda dapat mengatasi bau badan dengan menggunakan deodoran.
Namun, pernahkah Anda masih bau badan meski sudah memakai deodoran?
Mungkin hal ini disebabkan karena Anda kurang benar dalam menggunakan deodoran sehingga fungsinya menjadi kurang efektif.
Berikut ini Tribunshopping merangkum beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat menyebabkan deodoran menjadi kurang efektif:
1. Terlalu banyak menggunakan deodoran
Baca juga: Tak Hanya Menghilangkan Bau Badan, 8 Manfaat Lain dari Deodoran
Baca juga: Jangan Asal Pilih, Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Menggunakan Deodoran
Setiap deodoran terdapat petunjuk penggunaan pada kemasan produk, seperti seberapa banyak Anda harus mengenakannya.
Deodoran pun memiliki banyak jenisnya.
Jika Anda menggunakan deodoran aerosol, semprotkan dengan jarak 15 sentimeter dari ketiak Anda.
Sebagai aturan praktis, menyemprot setiap ketiak selama sekitar 2 detik sudah cukup.
Jika deodoran Anda adalah roll-on, gulingkan di atas ketiak Anda beberapa kali untuk mendapatkan cakupan yang merata.
Jika Anda lebih suka tongkat, Anda hanya perlu menerapkannya 2 hingga 3 kali saat menggunakannya.
2. Memakai baju berbahan sintesis pada musim panas
Pada musim panas, keringat akan lebih banyak dibandingkan dari musim dingin.
Hal ini dapat membuat ketiak memproduksi banyak keringat.
Selama hari-hari musim panas, coba kenakan pakaian longgar yang terbuat dari kain bernapas, seperti katun, linen, dan campuran anti lembab.
Baca juga: Rekomendasi 3 Produk Deodoran yang Ampuh Menghilangkan Bau Badan untuk Remaja
Baca juga: 6 Kesalahan Mencuci dengan Mesin Cuci yang Dapat Menimbulkan Bau Apek pada Pakaian
Mengenakan pakaian yang sesuai akan membuat tubuh Anda tetap sejuk sekaligus mencegah bau tak sedap akibat keringat.
3. Mengenakan deodoran setelah mencukur bulu ketiak
Setelah Anda mencukur bulu ketiak, sebaiknya tunggu sebentar sebelum menggunakan produk lain, termasuk deodoran.
Menerapkannya ke kulit yang baru dicukur dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
Karena itu, pastikan untuk membiarkan kulit Anda beristirahat sebentar untuk mengurangi kemungkinan iritasi akibat penggunaan produk ini.
4. Memakai pakaian yang sudah dipakai berhari-hari
Meskipun benar bahwa Anda tidak perlu mencuci semua pakaian setiap kali Anda memakainya, namun Anda harus memperhitungkan bahwa bau dapat diserap oleh kain ini.
Jika karena alasan apa pun Anda cenderung berkeringat deras di siang hari, Anda mungkin perlu mencuci pakaian lebih sering.
Anda juga bisa mengenakan kaos lengan pendek di bawah pakaian untuk menutupi ketiak dan mencegah bau tak sedap menyebar ke lapisan luar.
5. Tidak menggunakan deodoran sesuai kebutuhan
Anda juga harus cermat dalam memeilih produk deodoran.
Jika Anda beraktivitas tidak terlalu banyak, lebih baiknya memilih deodoran yang bisa bertahan sekitar 8 jam saja.
Jika Anda memiliki aktivitas yang cukup menguras tenaga di siang hari, maka lebih baik menggunakan antiperspiran.
Karena, efeknya bisa bertahan selama 24 hingga 72 jam.
Antiperspiran ini dibuat secara khusus untuk orang yang rentan berkeringat banyak, terpapar suhu panas dan melakukan aktivitas fisik berat.(*)
(RENI DWI/TRIBUNSHOPPING.COM)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!