TRIBUNSHOPPING.COM - Merupakan salah satu ciri khas wanita Indonesia adalah kebaya, biasanya pakaian ini digunakan untuk mengisi acara formal seperti pernikahan, wisuda, lamaran dan lain sebagainya.
Dengan bahan yang khas biasanya kebaya ini dipasangkan dengan bawahan kain batik yang warnanya senada dengan warna kebaya, walaupun demikian kebaya mempunyai beberapa macam jenis kain antara lain brokat, organza, tulle dan lain sebagainya.
Karena kebaya ini merupakan pakaian yang istimewa sehingga perawatannya juga tak bisa asal-asalan karena dapat merusak kain dan tidak tampak indah lagi ketika digunakan.
Sebenarnya cara merawat kebaya tidak perlu menggunakan jasa loundry, perawatan kebaya dapat dilakukan sendiri di rumah sesuai dengan ulasan panduan di bawah ini.
1. Hindari Menggunakan Mesin Cuci
Baca juga: 5 Ide Mix and Match Baju Agar Tetap Cantik Meski WFH
Baca juga: Suka Thrifting Baju? Jangan Lupa Perhatikan 4 Hal Ini

Cara mencuci kebaya lebih baik dilakukan secara manual karena jika dilakukan menggunakan mesin cuci maka akan merusak serat yang ada di dalam kebaya, namun jika model kebaya memiliki banyak payet lebih baik gunakan jasa loundry yang memiliki metode dry cleaning.
Jika mencuci kebaya menggunakan tangan hindari pengucekan terlalu keras karena jika pengucekan yang terlalu keras akan menimbulkan kerusakan pada serat dan payet.
Selain itu hindari memeras dengan cara diplintir, dan juga jemur kebaya di tempat yang teduh dan tidak terkena matahari secara langsung agar membuat warna kebaya tidak mudah luntur.
2. Hindari Mencuci Kebaya Terlalu Sering
Kebaya disarankan untuk tidak sering dicuci karena ditakutkan warna dari kain tersebut akan mudah memudar, selain itu juga akan mudah rapuh yang mengakibatkan gampangnya mengalami kerusakan.
Sebaiknya kebaya dicuci jika kebaya digunakan seharian penuh, selain itu kondisi dari pemakaian kebaya juga harus diperhatika jika berada di ruangan berAC sebaiknya tidak perlu dicuci.
Namun jika kebaya sudah mengalami kondisi yang basah dan berkeringat lebih baik segera dicuci karena mengandung banyak bakteri dan juga jamur yang dapat mengakibatkan iritasi pada kulit tubuh.
3. Lapisi Pelindung Ketika Disetrika
Jika terlalu lama terkena panas setrika maka kebaya akan mudah rusak, maka dari itu baiknya gunakan pelindung ketika menyetrika agar tidak mudah rusak.
Pelindung adalah kain halus yang dapat mengurangi kadar panas setrika sehingga akan menjadikan suhu panas cenderung berubah menjadi hangat ketika terkena brokat.
Baca juga: Kenali 7 Varian Deterjen Cair Rinso yang Selalu Jadi Andalan Cuci Baju di Rumah
Baca juga: Bingung Menghilangkan Noda Membandel di Baju? Coba Pakai 5 Pemutih Ini
4. Penyimpanannya
Prhatikan cara dalam menyimpan kebaya sebaiknya disipan dalam keadaan digantung karena jika terlalu banyak manik-manik maka akan membuat manik-manik lepas ketika kebaya itu dilipat.
Selain itu lebih baik tambahkan kapur barus untuk menghilangkan lembab pada kebaya sehingga tak meninggalkan aroma yang tidak sedap.
5. Lenyapkan Noda
Jika Kebaya memiliki noda yang lumayan menganggu maka alternatif membersihaknnya dapat menggunakan jeruk nipis karena merupakan bahan alami dibanding dengan menggunakan bahan kimia yang ditakutkan dapat merusak kebaya. (*)
(NOVIA/TRIBUNSHOPPING.COM)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!